Berdasarkan Surat Keputusan Kepala SMP N 3 Kebumen No. 800/175a tertanggal 3 Mei 2010, terbentuklah Tim Promosi Sekolah (TPA) SMPN 3 Kebumen Periode TP 2010/2011 s.d. TP 2011/2012. Tim ini bertugas untuk mempromosikan SMP N 3 Kebumen di setiap lini. Sebagai ketua tim, melekat sebagai Penanggung jawab Program RSBI SMP Negeri 3 Kebumen - Drs. H. Bambang Widadi. TPS ini menitikberatkan pada kinerja berbasis Web. Kerja Tim, bersandar pada SIM (Sistem Informasi Manajemen) Sekolah dengan tugas pokok dan fungsi seperti yang tertuang dalam lampiran surat keputusan Kepala Sekolah di atas.
Secara lengkap, TPA terdiri dari 19 (sembilan belas) orang: Penanggung jawab (Kepala Sekolah-Drs. H. Robani Mb., M.Pd.), Koordinator/Informasi ISO (Wakil Kepala Sekolah-Rochmat), Ketua /Informasi Humas - RSBI(Penjab RSBI - Urusan Humas, Drs. H. Bambang Widadi), Sekretaris 1 /Editor (Urusan Kurikulum - Wahyudi), Sekretaris 2 /Informasi Sarpras(Urusan Sarpras - Suwarno Putro, S.Pd.), Bendahara 1/Pengembangan Usaha (Guru - Siti Sunarni, S.Pd. Bio), Bendahara 2/Informasi Keuangan (Staf TU - Suhartati), anggota (Urusan Kesiswaan / Informasi Kesiswaan - Purwono Setyo Budi, S.Pd., Guru : Dra. Atika Hanung/Informasi Alumni, Sugesti, BA / Informasi Bimbingan, Tri Winarti, S.Pd. Bio./Pengembangan Usaha, Hary Susasto, S.Kom., Koord. Tim Teknis, H. Didit Purwanto, S.Pd., M.MPd., Casriyatun, S.Kom., Santoso, S.Pd. Mat. (membantu mengelola menu pendidikan/nilai siswa. TU : Maryati, S.Pd.(Ka. TU), Agus Tjahjono, Wiji Pamungkas, Eka Pranandari, dan Siti Musyarofah (Staf TU)./ Tim Teknis SIM)
Untuk pertama kalinya, sejak rapat yang juga pelatihan pada Kamis, 15 Juli 2010 - Pada Senin, 30 Agustus 2010 - di tempat yang sama - R. Lab Fisika, mengadakan rapat koordinasi TIM dimulai pada 13.35. Semestinya, rapat - sesuai undangan, dimulai pada pukul 12.30. Tetapi, karena alasan teknis, akhirnya mundur (baca: biasa - orang Indonesia). Itupun, belum dihadiri Ketua.(Ketua Tim, Drs. H. Bambang Widadi baru datang pada pukul 14.05 waktu R. Lab.)
Oleh Kepala Sekolah - dipersilakan Bapak Hary Susasto, S.Kom., yang juga seorang guru TIK di SMP Negeri 4 Kebumen - sekaligus Web Master SMP N 3 Kebumen, untuk mempresentasikan hal terkait kerja Web untuk SMP N 3 Kebumen.
Dengan tenang, Pak Hary - demikian panggilan akrab oleh Imel dan Janah - praktikan dari SMKN 1 Kebumen ini, langsung mempresentasikan Web hasil olahannya. Sebelumnya, Pak Hary memberikan pengantar bahwa Web - rumah sudah dibuatkan. Sedangkan isi Web, ya oleh SMP N 3 Kebumen. Karena sudah sebulan sejak Beliau menggarap Web belum ada koordinasi, maka sedapat mungkin - bersama orang-orang yang dianggap dapat berkontribusi untuk mengisi Web. Tentu saja, bersama Imel dan Janah.
Menurut Pak Hary lagi, Web akan tampak lebih hidup dan dinamis jika berita-berita yang dipublish selalu up to date. "Secepat mungkin", hal-hal, atau kegiatan-kegiatan yang ada dipublish. Biarkan masyarakat yang akan menilainya. Biasanya hal itu akan berdampak positif bagi lembaga itu sendiri.
Web untuk SMP N 3 Kebumen berisi hal-hal sebagai berikut (Bapak/Ibu SMP N 3 Kebumen bisa menambah atau mengurangi jika ada yang dianggap perlu):
1. Home
2. Profile
3. Tenaga Edukatif
4. Pendidikan
5. Berita
6. Agenda Kegiatan
7. PPDB
8. SIM Sekolah
9. Peserta Didik
10. Alumni
11. Galeri Foto
12. Unduh
13. E-Mail
14. Milist
15. Buku Tamu
16. Hubungi Kami
(Juga dijelaskan isi dari setiap poin tersebut).
Sekali lagi, silakan Tim yang telah ada ini yang mengurus Web. Kami (baca: Hary Susanto), berusaha untuk mengakomodir setiap masukan dari Ibu Bapak Guru dan Karyawan SMP N 3 Kebumen.
Selanjutnya, Pak Hary Susanto, S.Kom. mendeskripsikan pekerjaan-pekerjaan yang ada di Web. Dengan masukan dari seluruh peserta - Tim, muncullah tugas - pekerjaan yang dimaksud:
1. Web Master (Hary Susanto, S.Kom.)
2. Administrator Web (Profil : Tenaga Edukatif, unduh - Maryati, S.Pd.,
Pendidikan: Wahyudi, Prestasi - Agenda: Purwono Setyo Budi, S.Pd.
Peserta Didik : Eka Pranandari)
3. Administrator SIM - Wahyudi
4. Humas (Kamaramen, Wartawan : Drs. H. Bambang Widadi, Editor : Wahyudi.
Publiser : Drs. H. Bambang Widadi.
5. Sarana Prasarana (Suwarno Putro, S.Pd.)
6. Milist Sekolah (Casriyatun, S.Kom.)
7. Buku Tamu, Hubungi Kami, Rubrik Tanya Jawab (Siti Musyarofah dan Eka
Pranandari)
8. Administrator E-Learning (Casriyatun, S.Kom. dan H. Didit Purwanto,
S.Pd. , M.MPd.)
Meski belum semua peserta yang hadir jelas akan tugas pokok dan fungsi masing-masing, namun karena waktu yang telah semakin sore, peserta sudah tampak semakin lelah karena sejak pagi tadi melaksanakan tugas penuh di sekolah. Sebelumnya disepakati, untuk kembali berkoordinasi pada Sabtu pagi, 4 September 2010. Pertemuan ditutup pada pukul 15.55).
Semoga, dengan koordinasi itu - SMP Negeri 3 Kebumen ke depan akan semakin lebih baik. Kita tunggu saja.
kucoba meraba dan menyentuh, tuk berkenalan dengan dunia baru di peradaban yang serba baru juga. kucoba tuk berbagi pengalaman yang kuharap ada gunanya, setidaknya bagi diriku sendiri.
Senin, 30 Agustus 2010
Kamis, 26 Agustus 2010
AMALIAH ROMADHON SMP N 3 KEBUMEN
Romadhon 1431 H - Agustus 2010 ini, SMP Negeri 3 Kebumen menyelenggarakan serangkaian kegiatan amaliah Romadhon. Seperti tahun-tahun sebelumnya. Amaliah Romadhon tahun ini ditandai dengan Tadarus Alquran setiap Senin dan Jumat. Pengumpulan zakat fitrah dari siswa mulai Senin, 16 Agustus 2010 dan direncanakan hingga Jumat, 27 Agustus 2010. Pada hari Sabtu, hasil pengumpulan zakat fitrah itu akan dibagikan kepada yang berhak menerimanya. Kegiatan buka bersama dan dilanjutkan sholat isya dan tarowih bersama dimulai pada Senin, 23 Agustus 2010.
Kegiatan buka bersama - sholat isya dan tarowih dimotori oleh Pembina OSIS SMP Negeri 3 Kebumen dengan sponsor utama Guru Agamanya (Ibu Dra. Tati Khamimah dan Ibu Sunhadjijah, S.Ag.). Tentu saja, tak lepas dari dukungan moral yang penuh dari Komandan Utamanya - Kepala Sekolah, Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd.
Puncak acara kegiatan amaliah Romadhon ditandai dengan penyelenggaraan Peringatan Nuzulul Quran pada Kamis Legi malam 17 Romadhon 1431 H / Kamis, 26 Agustus 2010. Mengundang Pembicara dari Desa Trikarso - Sruweng, Bapak KH. Miftahudin Zuhri. Dihadiri oleh Pengurus Komite Sekolah, seluruh siswa, Bapak - Ibu Guru, dan undangan - masyarakat sekitar.
Peringatan Nuzulul Quran diawali dengan sholat Isya dan Tarowih bersama di Mushola Hidayatul Husna SMP Negeri 3 Kebumen. Imam Tarowih oleh Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd.- Kepala SMP N. 3 Kebumen dan Muazin oleh Bapak Sururi -salah satu Pembantu Pelaksana pada SMP N 3 Kebumen.
Pada sambutannya, Bapak H. Robani Mb.,mengajak kepada hadirin agar peringatan Nuzulul Quran kali ini dijadikan ajang introspeksi diri. Senada dengan Bapak H. Robani, Bapak KHMS Zaenal Arifin - Ketua Komite SMP Negeri 3 Kebumen, yang menjadi Pengurus Komite Sekolah sejak 1976 - sejak masih bernama BP3, Beliau berharap agar seluruh siswa SMP Negeri 3 Kebumen tetap dalam keadaan Islam. Beliau mencontohkan, bahwa saat ini masih banyak terlihat hal-hal bathil dan bisa hilang jika masyarakatnya sudah melaksankan ajaran Alquran. Karena dengan peringatan Nuzulul Quran ini, kita akan menjadi tahu mana yang baik dan mana yang bathil.
Tepat pukul 20.50, KH Miftahudin Zuhri naik ke atas mimbar. Di awal tausiahnya, Beliau mengatakan secara berkelakar bahwa hikmah Nuzulul Quran adalah agar kita mau mengaji. Berasal dari kata sanga karo siji jumlahe genep. Jadi, yang tidak mau mengaji tidak genep (sekali lagi, disampaikan secara berkelakar - membuat audiens menjadi lebih bersemangat - mengikuti tausiah).
Hikmah Nuzulul Quran, menurut Beliau adalah semakin dekatnya kita dengan Kholiknya lewat:
1. Ingat Allah SWT:lewat tasbih dan tahmid
2. Bersyukur (mensykuri nikmat baik yang ada pada diri kita maupun yang ada di luar kita)
3. Tidak riya - sombong
Dengan bahasa lain, dengan Nuzulul Quran, kita menjadi ingat Alquran dan sekaligus mau mengamalkannya. Setelah mengamalkan Alquran, kita menjadi rajin sholat dan benar. Setelah benar sholatnya, maka kita menjadi baik - benar sembilan (9) lubang yang diberikan Allah, yaitu: telinga (2), mata (2), hidung (2), mulut (1), dan dua (2) di bawah (baca:qubul dan dubur), yang disambut tertawa oleh hampir seluruh audiens.
Kegiatan berakhir pada 21.35 ditutup dengan doa oleh Pembicara dan sebelumnya Pembicara - Bapak KH Miftahudin Zuhri - untuk bersama-sama lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT agar hidup - kehidupan kita - mati kita nanti akan jauh lebih baik. Insya Allah. Amiiin.
Kegiatan buka bersama - sholat isya dan tarowih dimotori oleh Pembina OSIS SMP Negeri 3 Kebumen dengan sponsor utama Guru Agamanya (Ibu Dra. Tati Khamimah dan Ibu Sunhadjijah, S.Ag.). Tentu saja, tak lepas dari dukungan moral yang penuh dari Komandan Utamanya - Kepala Sekolah, Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd.
Puncak acara kegiatan amaliah Romadhon ditandai dengan penyelenggaraan Peringatan Nuzulul Quran pada Kamis Legi malam 17 Romadhon 1431 H / Kamis, 26 Agustus 2010. Mengundang Pembicara dari Desa Trikarso - Sruweng, Bapak KH. Miftahudin Zuhri. Dihadiri oleh Pengurus Komite Sekolah, seluruh siswa, Bapak - Ibu Guru, dan undangan - masyarakat sekitar.
Peringatan Nuzulul Quran diawali dengan sholat Isya dan Tarowih bersama di Mushola Hidayatul Husna SMP Negeri 3 Kebumen. Imam Tarowih oleh Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd.- Kepala SMP N. 3 Kebumen dan Muazin oleh Bapak Sururi -salah satu Pembantu Pelaksana pada SMP N 3 Kebumen.
Pada sambutannya, Bapak H. Robani Mb.,mengajak kepada hadirin agar peringatan Nuzulul Quran kali ini dijadikan ajang introspeksi diri. Senada dengan Bapak H. Robani, Bapak KHMS Zaenal Arifin - Ketua Komite SMP Negeri 3 Kebumen, yang menjadi Pengurus Komite Sekolah sejak 1976 - sejak masih bernama BP3, Beliau berharap agar seluruh siswa SMP Negeri 3 Kebumen tetap dalam keadaan Islam. Beliau mencontohkan, bahwa saat ini masih banyak terlihat hal-hal bathil dan bisa hilang jika masyarakatnya sudah melaksankan ajaran Alquran. Karena dengan peringatan Nuzulul Quran ini, kita akan menjadi tahu mana yang baik dan mana yang bathil.
Tepat pukul 20.50, KH Miftahudin Zuhri naik ke atas mimbar. Di awal tausiahnya, Beliau mengatakan secara berkelakar bahwa hikmah Nuzulul Quran adalah agar kita mau mengaji. Berasal dari kata sanga karo siji jumlahe genep. Jadi, yang tidak mau mengaji tidak genep (sekali lagi, disampaikan secara berkelakar - membuat audiens menjadi lebih bersemangat - mengikuti tausiah).
Hikmah Nuzulul Quran, menurut Beliau adalah semakin dekatnya kita dengan Kholiknya lewat:
1. Ingat Allah SWT:lewat tasbih dan tahmid
2. Bersyukur (mensykuri nikmat baik yang ada pada diri kita maupun yang ada di luar kita)
3. Tidak riya - sombong
Dengan bahasa lain, dengan Nuzulul Quran, kita menjadi ingat Alquran dan sekaligus mau mengamalkannya. Setelah mengamalkan Alquran, kita menjadi rajin sholat dan benar. Setelah benar sholatnya, maka kita menjadi baik - benar sembilan (9) lubang yang diberikan Allah, yaitu: telinga (2), mata (2), hidung (2), mulut (1), dan dua (2) di bawah (baca:qubul dan dubur), yang disambut tertawa oleh hampir seluruh audiens.
Kegiatan berakhir pada 21.35 ditutup dengan doa oleh Pembicara dan sebelumnya Pembicara - Bapak KH Miftahudin Zuhri - untuk bersama-sama lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT agar hidup - kehidupan kita - mati kita nanti akan jauh lebih baik. Insya Allah. Amiiin.
Jumat, 20 Agustus 2010
ROKOK ELEKTRONIK DILARANG BEREDAR
Rokok Elektronik Dilarang Beredar
Jumat, 13 Agustus 2010 | 15:23 WIB
Merokok di Depan Anak adalah Kekerasan!
JAKARTA, KOMPAS.com — Keberadaan rokok elektronik yang mulai marak diperjualbelikan di daerah-daerah tertentu menimbulkan kekhawatiran karena rokok ini dapat memicu kematian. Badan Pengawas Obat dan Makanan menegaskan pelarangan terhadap peredaran rokok elektronik karena efek yang ditimbulkan lebih berbahaya dibanding rokok biasa.
"Tidak ada negara yang setuju penggunaan rokok elektronik. China sebagai penemu awal rokok ini, yaitu tahun 2003, selanjutnya justru melarang keberadaan rokok ini sendiri karena dianggap membahayakan kesehatan. Hal yang sama (pelarangan rokok elektronik) akan terjadi di Indonesia," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makana (BPOM) Indonesia Kustantinah di kantornya, Jumat (13/8/2010).
Hal yang mendasari pelarangan tersebut adalah kandungan toksin dalam jumlah banyak di rokok elektrik. "Sebetulnya isi dari rokok elektronik adalah zat nikotin. Bahan ini sangat toksin karena itu tidak disetujui keberadaannya dan tidak akan diakui untuk dikonsumsi," kata Kustantinah.
"Rokok elektronik dianggap lebih berbahaya dibanding rokok biasa karena apabila rokok biasa terdiri dari berbagai campuran (tidak 100 persen nikotin), maka rokok elektronik seluruhnya mengandung nikotin," kata Kustantinah.
Lebih lanjut, Kustantinah menyatakan bahwa dalam rokok elektronik terkandung jenis nikotin yang bervariasi, yaitu nikotin pelarut, propilen glikol, dietilen glikol, dan gliseren yang apabila dipanaskan akan menghasilkan nitrosamine.
"Larutan nitrosamine ini nantinya kan menjadi penyebab munculnya kanker," kata Kustantinah.
Saat ini, menurut Kustantinah, BPOM sedang dalam tahap koordinasi dengan Menteri Kesehatan serta Menteri Perindustrian dan Perdagangan untuk mencegah produk ini masuk ke Indonesia sekaligus menarik produk yang sudah ada di pasaran.****
Jumat, 13 Agustus 2010 | 15:23 WIB
Merokok di Depan Anak adalah Kekerasan!
JAKARTA, KOMPAS.com — Keberadaan rokok elektronik yang mulai marak diperjualbelikan di daerah-daerah tertentu menimbulkan kekhawatiran karena rokok ini dapat memicu kematian. Badan Pengawas Obat dan Makanan menegaskan pelarangan terhadap peredaran rokok elektronik karena efek yang ditimbulkan lebih berbahaya dibanding rokok biasa.
"Tidak ada negara yang setuju penggunaan rokok elektronik. China sebagai penemu awal rokok ini, yaitu tahun 2003, selanjutnya justru melarang keberadaan rokok ini sendiri karena dianggap membahayakan kesehatan. Hal yang sama (pelarangan rokok elektronik) akan terjadi di Indonesia," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makana (BPOM) Indonesia Kustantinah di kantornya, Jumat (13/8/2010).
Hal yang mendasari pelarangan tersebut adalah kandungan toksin dalam jumlah banyak di rokok elektrik. "Sebetulnya isi dari rokok elektronik adalah zat nikotin. Bahan ini sangat toksin karena itu tidak disetujui keberadaannya dan tidak akan diakui untuk dikonsumsi," kata Kustantinah.
"Rokok elektronik dianggap lebih berbahaya dibanding rokok biasa karena apabila rokok biasa terdiri dari berbagai campuran (tidak 100 persen nikotin), maka rokok elektronik seluruhnya mengandung nikotin," kata Kustantinah.
Lebih lanjut, Kustantinah menyatakan bahwa dalam rokok elektronik terkandung jenis nikotin yang bervariasi, yaitu nikotin pelarut, propilen glikol, dietilen glikol, dan gliseren yang apabila dipanaskan akan menghasilkan nitrosamine.
"Larutan nitrosamine ini nantinya kan menjadi penyebab munculnya kanker," kata Kustantinah.
Saat ini, menurut Kustantinah, BPOM sedang dalam tahap koordinasi dengan Menteri Kesehatan serta Menteri Perindustrian dan Perdagangan untuk mencegah produk ini masuk ke Indonesia sekaligus menarik produk yang sudah ada di pasaran.****
Senin, 16 Agustus 2010
Selamat Berjuang - Dita Ikasari, Anakku!
Selepas sahur- Senin, 16 Agustus 2010 - pukul 04.00 aku mengantar anak pertamaku-DITA IKASARI ke Solo. Kuliah di UNS. Kami berangkat dari Stasiun Kutoarjo tepat pukul 05.25 WIB. Kereta Api Prameks melaju ke arah Solo. Kami turun di Stasiun Solobalapan.
Tepat pukul 08.20, kami sampai di rumah kost. Sudah ada 3 (tiga) mahasiswa kost. Semuanya berasal dari Magelang. Desi Mulyasari (FKIP - Pendidikan Fisika), Amitia Putri (FKIP - Pendidikan Biologi), dan Lili (FKIP - Pendidikan Kimia). Semua masuk ke UNS dari jalur PMDK.
Pukul 11.30, saya keluar kost, meninggalkan Dita sendiri di kost - bersama doa dan harapan kami. Ada berbagai perasaan yang tidak dapat kuucapkan. Tak mampu kurangkai kata-kata yang paling "pas" untuk menggambarkan perasaanku saat ini.
Bahagia - tentu saja. Anak pertama kami dapat menembus UNS - Prodi Sastra Inggris, melalui jalur PMDK. Sejuta harapan, sejuta doa, semoga anak pertama kami itu dapat menjadi yang terbaik. Mampu bersaing di masyarakat, kompetitif, memiliki jiwa interprenership.
Di balik itu semua, sebagi orang tua, perasaan-perasaan "tidak enak - kehilangan - kesepian - khawatir - dan semua perasaan sejenis" tentu masih ada. Bahkan sangat lekat. Membayangi setiap langkah kami - orang tua.
Akan tetapi, kami segera menepis perasaan-perasaan negataif yang bisa merugikan kami. Kami tawakal. Toh, pada akhirnya, anak kami yang kedua - MONIKA TARANIA - anak ketiga kami - ADELIA FEODORA - juga akan segera menyusul jejak kakaknya. Melanjutkan belajar. Dengan bertambahnya waktu juga akan mempunyai kelurga sendiri. Bersama dengan suami - anak-anak dan keluarga barunya.
Terakhir, kami yang akan meninggalkan mereka. Menghadap Allah SWT. Ya. . . . Itulah kehidupan. Ada kehidupan, juga ada kematian. Fitrah.
Semoga, anak-anak kami - keluarga kami - keluarga kita - menjadi keluarga yang selalu bersyukur - beruntung - mendapatkan ridho-Nya. Amiiin. Insya Allah.
"SELAMAT BERJUANG, ANAKKU! SEMOGA - INSYA ALLAH, SUKSES SELALU MENYERTAIMU".
Tepat pukul 08.20, kami sampai di rumah kost. Sudah ada 3 (tiga) mahasiswa kost. Semuanya berasal dari Magelang. Desi Mulyasari (FKIP - Pendidikan Fisika), Amitia Putri (FKIP - Pendidikan Biologi), dan Lili (FKIP - Pendidikan Kimia). Semua masuk ke UNS dari jalur PMDK.
Pukul 11.30, saya keluar kost, meninggalkan Dita sendiri di kost - bersama doa dan harapan kami. Ada berbagai perasaan yang tidak dapat kuucapkan. Tak mampu kurangkai kata-kata yang paling "pas" untuk menggambarkan perasaanku saat ini.
Bahagia - tentu saja. Anak pertama kami dapat menembus UNS - Prodi Sastra Inggris, melalui jalur PMDK. Sejuta harapan, sejuta doa, semoga anak pertama kami itu dapat menjadi yang terbaik. Mampu bersaing di masyarakat, kompetitif, memiliki jiwa interprenership.
Di balik itu semua, sebagi orang tua, perasaan-perasaan "tidak enak - kehilangan - kesepian - khawatir - dan semua perasaan sejenis" tentu masih ada. Bahkan sangat lekat. Membayangi setiap langkah kami - orang tua.
Akan tetapi, kami segera menepis perasaan-perasaan negataif yang bisa merugikan kami. Kami tawakal. Toh, pada akhirnya, anak kami yang kedua - MONIKA TARANIA - anak ketiga kami - ADELIA FEODORA - juga akan segera menyusul jejak kakaknya. Melanjutkan belajar. Dengan bertambahnya waktu juga akan mempunyai kelurga sendiri. Bersama dengan suami - anak-anak dan keluarga barunya.
Terakhir, kami yang akan meninggalkan mereka. Menghadap Allah SWT. Ya. . . . Itulah kehidupan. Ada kehidupan, juga ada kematian. Fitrah.
Semoga, anak-anak kami - keluarga kami - keluarga kita - menjadi keluarga yang selalu bersyukur - beruntung - mendapatkan ridho-Nya. Amiiin. Insya Allah.
"SELAMAT BERJUANG, ANAKKU! SEMOGA - INSYA ALLAH, SUKSES SELALU MENYERTAIMU".
Langganan:
Postingan (Atom)