Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 April 2011

UN SELESAI

Kamis, 28 April 2011 jam 10.00, selesai sudah kegiatan UN SMP. Seluruh siswa menyambutnya dengan beraneka macam tingkah. Yang merasa "mudah" mengatakan 'tigaperempat' soal yakin dapat diselesaikan dengan baik.

Soalnya jauh lebih mudah daripada TUC-TUC yang diselenggarakan di tingkat sekolah. 'TUC di sekolah, kami merasa keberatan. Sesuai dengan kisi-kisi, tapi dibuat dengan konteks yang berat dan berbeda," ujar salah seorang siswa kami.

Sementara bagi bapak ibu guru, umumnya menunggu dengan perasaan 'mendua'. Mudah bagi anak? Tiga perempat dapat dikerjakan dengan baik?

Kelabu. Barangkali, itulah ungkapan yang paling tepat buat ibu bapak guru. Yang terpenting, justru tunggu saja pada saat pengumuman nanti.

Semoga saja, kepercayaan anak-anak kami itu benar adanya. Amiiin.

Senin, 25 Oktober 2010

Antara Tugas dan Kewajiban

Antara ya dan tidak, aku melangkah pasti. Meski, hati kecil menolak. Minggu, 24 Oktober 2010 jam 07.30 kulangkahkan kaki menunaikan "tugas lembur" di sekolah. Hari ini, dimulai sejak seminggu sebelumnya, kami mempersiapkan hal-hal yang mengkait PKKS (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah). "Semua urusan : kurikulum, kesiswaan, sarpras, humas, kepegawaian - dan unsur-unsur di dalamnya, ditambah koordinator : OSIS, BK, Perpustakaan, dan ketatausahaan" datang. Ya, mestinya: datang.

Tapi, karena alasan-alasan teknis, hanya datang : Kepala Sekolah - Bapak H. Robani, Wakasek - Bapak Rochmat, saya sendiri - urusan kurikulum dan Bapak Santoso, Bapak Purwono SB.- urusan kesiswaan dan Ibu Endah Ambarwati, Ibu Maryati - Kepala Tata Usaha dan Stafnya (Pak Amir, Pak Wiji Pamungkas, dan Ibu Wasiati).

Pukul 09.10, Bapak Drs. Kusmanto, M.Pd. - Pengawas Dikmen - Penilai PKKS untuk Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd. - Kepala SMP N 3 Kebumen, datang. Di awal aktifitas penilaiannya, Pak Kus, demikian biasa kami menyebut, mohon maaf kepada pihak SMP N 3 Kebumen. Karena semestinya, pelaksanaan PKKS ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 Oktober 2010. Masih jam kerja. Namun, karena alasan "pribadi" - menghadiri 'mantenan' keponakan di Klaten, sehingga baru bisa dilaksanakan hari ini (baca: Minggu, 24 Oktober 2010).

Pertanyaan - pernyataan yang disampaikan Pak Kus untuk PKKS ini sama seperti pertanyaan - pernyataan Bapak Sairun, S.Pd., M.Pd. - Penilai yang sama untuk hari Sabtu, 23 Oktober 2010. Juga seperti yang terdapat dalam instrumen penilaian (telah diberikan seminggu sebelumnya). (Pak Sairun dan Pak Kusmanto adalah tim penilai untuk SMP N 3 Kebumen - Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd.).

Keraguanku melangkah hari ini 'menunaikan tugas' adalah karena pada saat yang bersamaan, mestinya kami mendampingi putri bungsu kami - ADELIA FEODORA, mengikuti lomba Bintang Sweety di Jadi Baru Swalayan - Kebumen. Tapi, yah . . . sudahlah. Kalau Tim Penilai - Pak Kusmanto menghendaki hari Minggu, tentu saja "kami" tidak bisa menolak.

Pertanyaan - pernyataan, kami dapat menjawab - menunjukkan sesuai permintaan yang terdapat dalam instrumen penilaian PKKS tersebut. Dalam pikiran "kami", tentu saja, mampu - lolos dari penilaian tersebut. Tapi, hasilnya, secara penuh kami serahkan pada penilai tersebut. . . . .


Sekitar pukul 12.00 - an, saya menerima telepon dari Istri dan anak kedua kami di Jadi Baru Swalayan. Betapa bahagianya hati ini, di sela-sela pekerjaan dinas itu, istriku menyampaikan kepadaku bahwa putri ketiga kami - ADELIA FEODORA, memperoleh gelar Juara II Lomba Bintang Sweety - Bintang JADI BARU kategori Fashion Show Kid's Usia 1 s.d. 5 Tahun Toserba Jadi Baru - Kebumen, 24 Oktober 2010.

Alhamdulillah. Kecemasan - kekhawatiran - dan sekian banyak perasaan "tidak nyaman" itu seketika musnah. KINI, tinggal menunggu hasil PKKS dari para "ASESOR" itu.

Ya . . . kita tunggu aja.

Minggu, 17 Oktober 2010

MOTIVATION TRAINING

Minggu, 10 Oktober dan Minggu, 17 Oktober 2010; kegiatan Motivation Training (MT) bagi Siswa SMP Negeri 3 Kebumen digelar. Bertempat di "Aula' (baca: R. Kelas IX C, D, E). Kegiatan tersebut diikuti oleh hampir seluruh siswa, berjumlah 278. Pada Minggu, 10 Oktober, terdapat 6 siswa tidak mengikuti kegiatan tersebut. Keenam siswa tersebut adalah Naufal Banyuargani (IX A), Alfin Deni Argani, Hanifah Fitriani, Lani Chalimurrosidah, Meliana Lestari, dan Ulfa Yulia Rohmah (ke-5 nya kelas IX C).


Sedangkan pada Minggu, 17 Oktober, terdapat 6 siswa tidak hadir. Keenam siswa tersebut adalah Tri Uhaful, dan Muflihatul M.(IX F), Irfan Saefudin dan Ahmad Khotim Aziz (IX G), Emerald Magma Audha dan Umi Hanifah (IX H).

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para wali kelas - sebagai pendamping peserta didik. Pada Minggu, 10 Oktober, tampak hadir Bapak Santoso, S.Pd.Mat. (wali kelas IX A), Ibu Dra. Endah Ambarwati (wali kelas IX C), Hj. Sumarni (wali kelas IX D), dan Ibu Endang Parwati Wahyu Handayani, S.Pd. (wali kelas IX E). Pada Minggu, 17 Oktober, tampak hadir Ibu Emi Lestari, S.Pd. Bio. (wali kelas IX B), Ibu Sri Untarti (wali kelas IX F), dan Ibu Dra. Tati Khamimah (wali kelas IX G). Sedangkan wali kelas IX H - Bapak H. Munfarid, S.Pd. tidak dapat mendampingi peserta didiknya karena tengah mengikuti studi S2 di Purwokerto.

Disamping para wali kelas itu, juga hadir Kepala SMP N 3 Kebumen (Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd. (Kepala SMP N 3 Kebumen) dan panitia MT seperti Bapak Rokhmat (wakil KS), Bapak Soepono, S.Pd. (Ka Tim Sukses UN), Bapak Wahyudi, S.Pd. (Ur. Kurikulum), Ibu Maryati, S.Pd. (Ka. TU), Bapak Agus Tjahjono, Ibu Suhartati, Ibu Sri Hidayatun, Bapak Toni Andriyanto, Bapak Sururi, Bapak Mujiono, Bapak Najmudin, (staf TU).

Pada sambutannya, Bapak Robani menyampaikan bahwa kegiatan MT ini didasari adanya keinginan agar lulusan tahun ini lebih baik. Karena bagaimanapun, hasil UN itu masih menjadi parameter keberhasilan sebuah sekolah. Terlebih, kriteria lulusan SMP RSBI mestinya mampu menembus level 8,0 dan hasil ujian sekolahnya mencapai 8,5. Untuk itulah, diperlukan strategi yang jitu dan memiliki rasa percaya diri tinggi yang pada gilirannya mendapatkan hasil UN yang tinggi. Dengan demikian, diterima di sekolah level di atasnya - di manapun sesuai keinginannya. Pada akhir sambutannya, Kepala Sekolah berharap agar Fahma Motivation Training Yogyakarta, yang kali ini hadir: Mas Kurnia Pramuji Harso, S.Sos. (Trainer), Mas Galih Setiawan, S.Sos. - Mas Anang Patri Widiantoro, S.T. - Mas Fitrian Agung Prambono - Mas Nur Muhammad, S.TH.I.(keempatnya Asisten Trainer) dapat memotivasi para peserta didik SMP N 3 Kebumen agar lebih baik lagi.

Tak ada kata pujian yang dapat dituliskan, kecuali "HEBAT" pada Trainer itu. Di usianya yang baru mencapai 25 tahunan itu, mampu membawa peserta didik SMP N 3 Kebumen 'terhanyut' - 'sadar' akan niat dan tujuannya sekolah. Sebagian besar peserta didik menangis tersedu - terisak meratapi kesalahannya.

Di awal pertemuan (dimulai pada pukul 08.30), trainer coba menyambung komunikasi dengan peserta didik. Berangsur-angsur, coba menggali potensi-potensi yang ada pada siswa. Di sini, secara tidak disadari, peserta didik dibawa untuk masuk ke alam bawah sadar, bahwa di luar sana, masih banyak anak seusianya yang tidak berkesempatan untuk menempuh pendidikan (baca:sekolah). Peserta didik disadarkan bahwa kesempatan yang dimiliki sekarang ini adalah ikatan rantai emas kehidupan yang sangat berharga.

Diberikan contoh tayangan orang cacat - terbatas dalam banyak hal, gak punya kaki, gak punya tangan, buta, dsb. Tapi, prestasinya jauh melebihi manusia normal pada umumnya!

Setelah peserta didik "nyambung" dengan trainer - digiring agar dengan modal/ potensi yang dipunyai itu, bisa menggunakannya dengan lebih maksimal. Perlu digarisbawahi, prestasi itu tidak berbanding dengan sarana. Tetapi, yang terpenting dalam hal ini adalah "SEMANGAT".

Sebagai akhir kegiatan, disampaikan bahwa kesuksesan seseorang itu bergantung dari besar kecilnya motivasi.

Semoga, dengan MT itu, peserta didik kita menjadi sadar akan keberadannya di sekolah ini. Dengan demikian, prestasi - keberhasilan di masa mendatang, akan diraih. Insya Allah. Amiiin.


Minggu, 19 September 2010

Silaturahim Keluarga Besar SMP N 3 Kebumen Tahun 1431 H / 2010 M

Sabtu, 18 September 2010, pukul 09.20 digelar Kegiatan Silaturahim Keluarga Besar SMP N 3 Kebumen Tahun 1431 H / 2010 M. Acara silaturahim, yang secara rutin diselenggarakan setiap tahun - di bulan syawal ini, dihadiri oleh para mantan kepala sekolah, guru, dan karyawan; pengurus komite sekolah, ibu bapak guru dan karyawan SMP N 3 Kebumen. Mengundang Ibu Dra. Hj. Eti Komariah, M.Ag. yang juga seorang guru di MTs. Negeri 2 Kebumen. Silaturahim tahun ini mengangkat tema, "Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan."


Diawal tausiahnya, Ibu Eti - demikian kami menyapanya, menyampaikan bahwa acara silaturahim seperti ini sudah menjadi budaya. Budaya yang baik tentu saja.

Silaturahim berarti menyambung tali persaudaraan. Jadi, siapapun - tak bergantung dari agama - sah-sah saja bersilaturahim. Sangat baik, tentu saja. Karena harus diingat, bahwa orang yang terbaik adalah mereka yang mau memberi maaf kepada saudaranya sebelum saudaranya itu meminta maaf.

Hadirin diingatkan bahwa hikmah dari puasa romadhon kemarin adalah menjadikan kita lebih qonaah - syukur. Kembali melakukan hal-hal baik yang telah dilakukan selama bulan romadhon. Sholat sunat misalnya. Kalau di bulan romadhon kita mau dan mampu sholat sunat tarowih 20 rokaat, atau 8 rokaat dalam satu waktu. Setelah romadhon usai, masihkah kita melakukan sholat sunat lain? Sholat sunat Rowatib, misalnya?

Jika kebiasaan-kebiasaan baik di bulan romadhon itu kembali dijalankan pada bulan-bulan berikutnya, Insya Allah, kita telah meningkat iman dan takwanya. Amiiiin.

Silaturahim selesai pada pukul 12.10.

Kamis, 09 September 2010

Takbir Keliling SMP N 3 Kebumen

Kumandang takbir telah bergema sejak sebelum waktu sholat ashar tiba. Pertanda waktu Romadhon hampir usai.

Tahun ini, hari raya idul fitri - atau yang lebih populer dengan sebutan "lebaran", di kabupaten Kebumen menyelenggarakan takbir keliling bersama. Diikuti oleh masyarakat yang menginginkannya. Star dari depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen.


Pun dengan SMP N 3 Kebumen. Mengirimkan 1 kol terbuka berisi peserta takbir keliling. Dilengkapi dengan group rebana yang dipimpin oleh Bapak Toni Andriyanto - Staf TU SMP N 3 Kebumen - laboran, juga mekanik sound sistem. Bersama dengan 6 orang siswa pimpinan Irvan Nuary siswa kelas IX A dan kawankawannya dibantu oleh Bapak Sururi - Pembantu Pelaksana SMP N 3 Kebumen.

Peserta takbir keliling tahun ini - yang juga group rebana itu, selama ini sudah dilatih dengan sangat baik oleh Bapak Najmudin - Pembantu SMP N 3 Kebumen, yang tangguh di bidang Qiroati Alquran.

Di sekolah, menunggu Bapak Purwono Setyo Budi, S.Pd. - Urusan Kesiswaan SMP N 3 Kebumen, Bapak Sukardjo, S.Pd. - Sekretaris MPO, dibantu juga oleh Bapak Wahyudi - Guru Bahasa Indonesia SMP N 3 kebumen.

Peserta takbir mulai berdatangan setelah maghrib. Menggunakan kol terbuka dari Gunungsari, Pejagoan.

Takbir tahun ini, menempuh rute yang sedikit berbeda dengan takbir-takbir sebelumnya. Takbir selesai pada pukul 21.40.

Pelatihan Pengelola TPS Tahap II

Sesuai rencana awal pada 4 September 2010, pada Selasa, 7 September 2010 TPS SMP N 3 Kebumen menyelenggarakan pelatihan Pengelolaan Situs/Website bagi anggotanya. Seperti biasanya, meski undangan/kesepakatan awal pelatihan akan dimulai pada pukul 08.00, namun pada akhirnya baru bisa dimulai pada pukul 09.25 setelah ada semacam "persetujuan dari yang hadir" ("diwakili") oleh Bapak Rochmat (Wakil Kepala SMP N 3 Kebumen. Hadir 14 personil TPS dari sejumlah 22 orang.


Langsung Pak Hary Susanto, S.Kom. sebagai Web Master memberikan penjelasan berkait dengan Website SMP N 3 Kebumen. Pak Hary menyampaikan "sedikit" perubahan Tugas Tim. Hal ini dilakukan agar Website SMP N 3 Kebumen ke depan bisa lebih dinamis. Tidak statis seperti di awal-awal penggarapan Web. Misalnya Pak Hary sendiri, bertugas sebagai ADMIN di semua menu yang terdapat dalam Website SMP N 3 Kebumen. Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah di semua menu web kecuali di manajemen user, manajemen modul, kurikulum, dan naik kelas. Begitu seterusnya.

Pelatihan tim lebih fokus pada pembuatan berita oleh setiap anggota tim yang hadir. Setelah dibuat, berita meluncur di setiap bagian. Terakhir, ya bagian publish yang mengerjakannya. Bagian ini ada di Wakil Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, dan Humas SMP N 3 Kebumen. Ternyata membuat berita itupun tidak semudah yang diangan-angankan sebelumnya. Banyak diantara peserta membuat berita namun masih belum memenuhi kriteria berita yang layak publish. Semestinya, berita yang dimaksud adalah berita yang mampu menjawab pertanyaan 5 W + 1 H.

Meskipun belum begitu lancar, pelatihan dilanjutkan dengan milist sekolah. Sama seperti pelatihan membuat berita. Terlebih di sini. Yang ikutan menjadi anggota milist sekolah tentu saja harus memiliki ide-ide / peryataan- pernyataan yang laik dipublish. Misalnya, ada ide dari masyarakat berkait dengan merokok. Penanya menyarankan agar masalah "merokok" diunggah di milish sekolah. Karena ada asumsi bahwa SMP N 3 Kebumen (baca:ada pengelola web yang masih setengah hati menerima grand RSBI - tersirat di jawaban perihal rokok dari masyarakat).

Dalam hal menanggapi jawaban dari masyarakat, diingatkan oleh Bapak Harry Susanto, S.Kom. bahwa Website adalah dokumen tertulis yang memiliki nilai arsip lebih lama. Oleh karena itu, disarankan agar menjawab pertanyaan di web itu "ya" harus lebih berhati-hati. Secara lisan boleh-boleh saja kita bergurau, tapi di web - tentu saja harus lebih serius.

Semoga saja, dengan pelatihan hari ini, para peserta pelatihan - para anggota tim promosi sekolah SMP N 3 Kebumen akan semakin lebih menyadari tugas pokok dan fungsinya baik di TPA itu sendiri maupun sebagai pribadi di Institusi bernama SMP N 3 Kebumen itu sendiri. Amiiin. Pelatihan berakhir pada pukul 12.40.

Jumat, 03 September 2010

pelatihan pengelolaan website smpn 3 kebumen

Sabtu, 4 September 2010, di R. LAB. TIK SMP N 3 Kebumen diselenggarakan pelatihan pengisian WEB yang ke-2. Pelatihan Web dipimpin oleh Bapak Hary Susanto, S.Kom. - Web Master SMP N 3 Kebumen, yang juga Guru TIK di SMP N 4 Kebumen. Pak Hary Susanto, S.Kom. dibantu oleh siswa praktik (PKL) dari SMK N 1 Kebumen, Imel dan Janah. Pelatihan dimulai jam 09.00 yang seharusnya dimulai pada pukul 08.00.

Peserta pelatihan adalah pengelola web yang lebih dikenal sebagai tim promosi sekolah (TPA) terdiri dari 22 orang. Seluruh peserta datang, keculai Bapak Drs. H. Bambang Widadi, Bapak H. Didit Purwanto, S.Pd. , M.MPd. dan Bapak Santoso, S.Pd. Mat. Bapak Drs. H. Bambang Widadi saat pelatihan, sedang melatih peserta didik latihan paduan suara. Beliau baru datang pada pukul 10.30. Dua yang lain belum ada keterangan.

Dibuka - diberi pengantar oleh Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd. yang menyampaikan bahwa Web sekolah ini harus berjalan sebagaimana mestinya. Sebelumnya menawarkan "kontrak kegiatan" bahwa kegiatan akan berakhir pada pukul 12.00. Perlu kami sampaikan juga bahwa Bapak Drs. H. Bambang Widadi sibuk, oleh karena itu tidak mungkin membuat berita. Berita akan dibuat oleh Siti Musyarofah dan Eka Pranandari.

Mas Hary, demikian kami akrab memanggilnya, memulai kegiatan dengan menjelaskan pengelolaan Web tahap awal. Untuk mengelola web/situs, dimulai masuk ke alamat http://smpn3kebumen.sch.id/. . . . Kemudian isikan user name dan password pengelola.

Dilanjutkan dengan penjelasan yang lebih khusus karena sudah pada kerja setiap personil. Penjelasan pada setiap menu yang terdapat dalam web. Tentu saja, setiap peserta sangat antusias mengikutinya.

Kegiatan pelatihan berakhir pada pukul 12.30 dengan membaca hamdalah. Pelatihan akan dilanjutkan pada Selasa, 7 September 2010 di tempat yang sama.

Semoga saja, dengan pelatihan itu, Web SMP N 3 Kebumen akan jauh lebih dinasmis. Semoga saja. Amiin.

Senin, 30 Agustus 2010

Koordinasi Tim Promosi Sekolah SMP N 3 Kebumen

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala SMP N 3 Kebumen No. 800/175a tertanggal 3 Mei 2010, terbentuklah Tim Promosi Sekolah (TPA) SMPN 3 Kebumen Periode TP 2010/2011 s.d. TP 2011/2012. Tim ini bertugas untuk mempromosikan SMP N 3 Kebumen di setiap lini. Sebagai ketua tim, melekat sebagai Penanggung jawab Program RSBI SMP Negeri 3 Kebumen - Drs. H. Bambang Widadi. TPS ini menitikberatkan pada kinerja berbasis Web. Kerja Tim, bersandar pada SIM (Sistem Informasi Manajemen) Sekolah dengan tugas pokok dan fungsi seperti yang tertuang dalam lampiran surat keputusan Kepala Sekolah di atas.

Secara lengkap, TPA terdiri dari 19 (sembilan belas) orang: Penanggung jawab (Kepala Sekolah-Drs. H. Robani Mb., M.Pd.), Koordinator/Informasi ISO (Wakil Kepala Sekolah-Rochmat), Ketua /Informasi Humas - RSBI(Penjab RSBI - Urusan Humas, Drs. H. Bambang Widadi), Sekretaris 1 /Editor (Urusan Kurikulum - Wahyudi), Sekretaris 2 /Informasi Sarpras(Urusan Sarpras - Suwarno Putro, S.Pd.), Bendahara 1/Pengembangan Usaha (Guru - Siti Sunarni, S.Pd. Bio), Bendahara 2/Informasi Keuangan (Staf TU - Suhartati), anggota (Urusan Kesiswaan / Informasi Kesiswaan - Purwono Setyo Budi, S.Pd., Guru : Dra. Atika Hanung/Informasi Alumni, Sugesti, BA / Informasi Bimbingan, Tri Winarti, S.Pd. Bio./Pengembangan Usaha, Hary Susasto, S.Kom., Koord. Tim Teknis, H. Didit Purwanto, S.Pd., M.MPd., Casriyatun, S.Kom., Santoso, S.Pd. Mat. (membantu mengelola menu pendidikan/nilai siswa. TU : Maryati, S.Pd.(Ka. TU), Agus Tjahjono, Wiji Pamungkas, Eka Pranandari, dan Siti Musyarofah (Staf TU)./ Tim Teknis SIM)

Untuk pertama kalinya, sejak rapat yang juga pelatihan pada Kamis, 15 Juli 2010 - Pada Senin, 30 Agustus 2010 - di tempat yang sama - R. Lab Fisika, mengadakan rapat koordinasi TIM dimulai pada 13.35. Semestinya, rapat - sesuai undangan, dimulai pada pukul 12.30. Tetapi, karena alasan teknis, akhirnya mundur (baca: biasa - orang Indonesia). Itupun, belum dihadiri Ketua.(Ketua Tim, Drs. H. Bambang Widadi baru datang pada pukul 14.05 waktu R. Lab.)

Oleh Kepala Sekolah - dipersilakan Bapak Hary Susasto, S.Kom., yang juga seorang guru TIK di SMP Negeri 4 Kebumen - sekaligus Web Master SMP N 3 Kebumen, untuk mempresentasikan hal terkait kerja Web untuk SMP N 3 Kebumen.

Dengan tenang, Pak Hary - demikian panggilan akrab oleh Imel dan Janah - praktikan dari SMKN 1 Kebumen ini, langsung mempresentasikan Web hasil olahannya. Sebelumnya, Pak Hary memberikan pengantar bahwa Web - rumah sudah dibuatkan. Sedangkan isi Web, ya oleh SMP N 3 Kebumen. Karena sudah sebulan sejak Beliau menggarap Web belum ada koordinasi, maka sedapat mungkin - bersama orang-orang yang dianggap dapat berkontribusi untuk mengisi Web. Tentu saja, bersama Imel dan Janah.

Menurut Pak Hary lagi, Web akan tampak lebih hidup dan dinamis jika berita-berita yang dipublish selalu up to date. "Secepat mungkin", hal-hal, atau kegiatan-kegiatan yang ada dipublish. Biarkan masyarakat yang akan menilainya. Biasanya hal itu akan berdampak positif bagi lembaga itu sendiri.

Web untuk SMP N 3 Kebumen berisi hal-hal sebagai berikut (Bapak/Ibu SMP N 3 Kebumen bisa menambah atau mengurangi jika ada yang dianggap perlu):
1. Home
2. Profile
3. Tenaga Edukatif
4. Pendidikan
5. Berita
6. Agenda Kegiatan
7. PPDB
8. SIM Sekolah
9. Peserta Didik
10. Alumni
11. Galeri Foto
12. Unduh
13. E-Mail
14. Milist
15. Buku Tamu
16. Hubungi Kami
(Juga dijelaskan isi dari setiap poin tersebut).
Sekali lagi, silakan Tim yang telah ada ini yang mengurus Web. Kami (baca: Hary Susanto), berusaha untuk mengakomodir setiap masukan dari Ibu Bapak Guru dan Karyawan SMP N 3 Kebumen.

Selanjutnya, Pak Hary Susanto, S.Kom. mendeskripsikan pekerjaan-pekerjaan yang ada di Web. Dengan masukan dari seluruh peserta - Tim, muncullah tugas - pekerjaan yang dimaksud:
1. Web Master (Hary Susanto, S.Kom.)
2. Administrator Web (Profil : Tenaga Edukatif, unduh - Maryati, S.Pd.,
Pendidikan: Wahyudi, Prestasi - Agenda: Purwono Setyo Budi, S.Pd.
Peserta Didik : Eka Pranandari)
3. Administrator SIM - Wahyudi
4. Humas (Kamaramen, Wartawan : Drs. H. Bambang Widadi, Editor : Wahyudi.
Publiser : Drs. H. Bambang Widadi.
5. Sarana Prasarana (Suwarno Putro, S.Pd.)
6. Milist Sekolah (Casriyatun, S.Kom.)
7. Buku Tamu, Hubungi Kami, Rubrik Tanya Jawab (Siti Musyarofah dan Eka
Pranandari)
8. Administrator E-Learning (Casriyatun, S.Kom. dan H. Didit Purwanto,
S.Pd. , M.MPd.)

Meski belum semua peserta yang hadir jelas akan tugas pokok dan fungsi masing-masing, namun karena waktu yang telah semakin sore, peserta sudah tampak semakin lelah karena sejak pagi tadi melaksanakan tugas penuh di sekolah. Sebelumnya disepakati, untuk kembali berkoordinasi pada Sabtu pagi, 4 September 2010. Pertemuan ditutup pada pukul 15.55).

Semoga, dengan koordinasi itu - SMP Negeri 3 Kebumen ke depan akan semakin lebih baik. Kita tunggu saja.


Kamis, 26 Agustus 2010

AMALIAH ROMADHON SMP N 3 KEBUMEN

Romadhon 1431 H - Agustus 2010 ini, SMP Negeri 3 Kebumen menyelenggarakan serangkaian kegiatan amaliah Romadhon. Seperti tahun-tahun sebelumnya. Amaliah Romadhon tahun ini ditandai dengan Tadarus Alquran setiap Senin dan Jumat. Pengumpulan zakat fitrah dari siswa mulai Senin, 16 Agustus 2010 dan direncanakan hingga Jumat, 27 Agustus 2010. Pada hari Sabtu, hasil pengumpulan zakat fitrah itu akan dibagikan kepada yang berhak menerimanya. Kegiatan buka bersama dan dilanjutkan sholat isya dan tarowih bersama dimulai pada Senin, 23 Agustus 2010.

Kegiatan buka bersama - sholat isya dan tarowih dimotori oleh Pembina OSIS SMP Negeri 3 Kebumen dengan sponsor utama Guru Agamanya (Ibu Dra. Tati Khamimah dan Ibu Sunhadjijah, S.Ag.). Tentu saja, tak lepas dari dukungan moral yang penuh dari Komandan Utamanya - Kepala Sekolah, Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd.

Puncak acara kegiatan amaliah Romadhon ditandai dengan penyelenggaraan Peringatan Nuzulul Quran pada Kamis Legi malam 17 Romadhon 1431 H / Kamis, 26 Agustus 2010. Mengundang Pembicara dari Desa Trikarso - Sruweng, Bapak KH. Miftahudin Zuhri. Dihadiri oleh Pengurus Komite Sekolah, seluruh siswa, Bapak - Ibu Guru, dan undangan - masyarakat sekitar.

Peringatan Nuzulul Quran diawali dengan sholat Isya dan Tarowih bersama di Mushola Hidayatul Husna SMP Negeri 3 Kebumen. Imam Tarowih oleh Bapak Drs. H. Robani Mb., M.Pd.- Kepala SMP N. 3 Kebumen dan Muazin oleh Bapak Sururi -salah satu Pembantu Pelaksana pada SMP N 3 Kebumen.

Pada sambutannya, Bapak H. Robani Mb.,mengajak kepada hadirin agar peringatan Nuzulul Quran kali ini dijadikan ajang introspeksi diri. Senada dengan Bapak H. Robani, Bapak KHMS Zaenal Arifin - Ketua Komite SMP Negeri 3 Kebumen, yang menjadi Pengurus Komite Sekolah sejak 1976 - sejak masih bernama BP3, Beliau berharap agar seluruh siswa SMP Negeri 3 Kebumen tetap dalam keadaan Islam. Beliau mencontohkan, bahwa saat ini masih banyak terlihat hal-hal bathil dan bisa hilang jika masyarakatnya sudah melaksankan ajaran Alquran. Karena dengan peringatan Nuzulul Quran ini, kita akan menjadi tahu mana yang baik dan mana yang bathil.

Tepat pukul 20.50, KH Miftahudin Zuhri naik ke atas mimbar. Di awal tausiahnya, Beliau mengatakan secara berkelakar bahwa hikmah Nuzulul Quran adalah agar kita mau mengaji. Berasal dari kata sanga karo siji jumlahe genep. Jadi, yang tidak mau mengaji tidak genep (sekali lagi, disampaikan secara berkelakar - membuat audiens menjadi lebih bersemangat - mengikuti tausiah).

Hikmah Nuzulul Quran, menurut Beliau adalah semakin dekatnya kita dengan Kholiknya lewat:
1. Ingat Allah SWT:lewat tasbih dan tahmid
2. Bersyukur (mensykuri nikmat baik yang ada pada diri kita maupun yang ada di luar kita)
3. Tidak riya - sombong
Dengan bahasa lain, dengan Nuzulul Quran, kita menjadi ingat Alquran dan sekaligus mau mengamalkannya. Setelah mengamalkan Alquran, kita menjadi rajin sholat dan benar. Setelah benar sholatnya, maka kita menjadi baik - benar sembilan (9) lubang yang diberikan Allah, yaitu: telinga (2), mata (2), hidung (2), mulut (1), dan dua (2) di bawah (baca:qubul dan dubur), yang disambut tertawa oleh hampir seluruh audiens.

Kegiatan berakhir pada 21.35 ditutup dengan doa oleh Pembicara dan sebelumnya Pembicara - Bapak KH Miftahudin Zuhri - untuk bersama-sama lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT agar hidup - kehidupan kita - mati kita nanti akan jauh lebih baik. Insya Allah. Amiiin.

Jumat, 20 Agustus 2010

ROKOK ELEKTRONIK DILARANG BEREDAR

Rokok Elektronik Dilarang Beredar

Jumat, 13 Agustus 2010 | 15:23 WIB

Merokok di Depan Anak adalah Kekerasan!

JAKARTA, KOMPAS.com — Keberadaan rokok elektronik yang mulai marak diperjualbelikan di daerah-daerah tertentu menimbulkan kekhawatiran karena rokok ini dapat memicu kematian. Badan Pengawas Obat dan Makanan menegaskan pelarangan terhadap peredaran rokok elektronik karena efek yang ditimbulkan lebih berbahaya dibanding rokok biasa.


"Tidak ada negara yang setuju penggunaan rokok elektronik. China sebagai penemu awal rokok ini, yaitu tahun 2003, selanjutnya justru melarang keberadaan rokok ini sendiri karena dianggap membahayakan kesehatan. Hal yang sama (pelarangan rokok elektronik) akan terjadi di Indonesia," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makana (BPOM) Indonesia Kustantinah di kantornya, Jumat (13/8/2010).

Hal yang mendasari pelarangan tersebut adalah kandungan toksin dalam jumlah banyak di rokok elektrik. "Sebetulnya isi dari rokok elektronik adalah zat nikotin. Bahan ini sangat toksin karena itu tidak disetujui keberadaannya dan tidak akan diakui untuk dikonsumsi," kata Kustantinah.

"Rokok elektronik dianggap lebih berbahaya dibanding rokok biasa karena apabila rokok biasa terdiri dari berbagai campuran (tidak 100 persen nikotin), maka rokok elektronik seluruhnya mengandung nikotin," kata Kustantinah.

Lebih lanjut, Kustantinah menyatakan bahwa dalam rokok elektronik terkandung jenis nikotin yang bervariasi, yaitu nikotin pelarut, propilen glikol, dietilen glikol, dan gliseren yang apabila dipanaskan akan menghasilkan nitrosamine.

"Larutan nitrosamine ini nantinya kan menjadi penyebab munculnya kanker," kata Kustantinah.

Saat ini, menurut Kustantinah, BPOM sedang dalam tahap koordinasi dengan Menteri Kesehatan serta Menteri Perindustrian dan Perdagangan untuk mencegah produk ini masuk ke Indonesia sekaligus menarik produk yang sudah ada di pasaran.****


Minggu, 21 Februari 2010

kunjungan belajar wilayah dampingan Plan PU Kebumen

Pada Jumat, 19 Februati 2009 s.d. Minggu, 21 Februari 2009, Anak-anak dampingan Plan PU Kebumen-khusunya dari Wil. Karanggayam dan Karangsambung beserta para pendampingnya, mengadakan Kunjungan Belajar ke Komunitas Belajar Qaryah Thoyyibah (QT) di Kalibening - Salatiga dan Radio Anak Jogja. Mereka berjumlah 39 peserta (pendamping 11 orang dan anak-anak 28).

Rombongan berangkat dari Kantor (Plan PU Kebumen) pada pukul 16.30. Langsung ke penginapan di Kopeng - Salatiga. Pagi harinya, Sabtu, 19 Februari 2009 - usai makan pagi, rombongan menuju QT. Di QT, Rombongan disambut hangat oleh tuan rumah. Dibuka oleh Sdr. Muntaha-Pengurus-pendamping di QT.Diberi sambutan oleh tuan rumah langsung - Sdr. A. Bahruddin - 'Kepala Sekolah' di QT. Pada sambutan pembukaannya, Pak Dien - demikian panggilan akrab Ahmad Bahruddin, mengatakan bahwa kehadiran kita di manapaun seharusnya tidak merugikan orang lain. Tetapi, bisa bermanfaat, terlebih juga buat orang lain. Demikian salah satu prinsip yang selalu ditekankan pada peserta belajar di QT. Jadi, ukuran keberhasilan peserta belajar pada komunitas belajar QT adalah dapat bermanfaat.

Selanjutnya kegiatan langsung disetting oleh anak-anak. Dipandu oleh peserta belajar dari QT dan tamu peserta anak-anak. Sangat hangat dan antusias. Tamu peserta sangat serius menanggapi - menyimak yang dipaparkan anak-anak QT. Lebih jauh informasi tentang komunitas belajar QT, bisa dilihat di www.pendidikansalatiga.net/qaryah.

Peserta dari Logandu - Karanggayam, seperti Mijan, Dwi, Mizad, Wasis, dan Ahmad mengatakan bahwa kehadirannya di QT sangat berarti. Banyak manfaat yang dapat dipetik. Terpenting, mereka konon akan meniru - dan menumbuhkan semangat PD (percaya diri) yang lebih bagus. Mereka pun berjanji akan tetap menjalin hubungan komunikasi dengan teman-temannya.

Dari QT. Rombongan menuju penginapan di Kaliurang -Hotel Kana untuk beristirahat. Seperti yang dilakukan hari I, selepas makan pagi, romobongan langsung menuju Taman Pintar - tepatnya di Radio Anak Jogja.

Rombongan diterima oleh salah seorang pengelolanya. Pada sambutan pembukaan, tuan rumah mengatakan bahwa radio anak jogja ini eksis diperuntukkan bagi anak-anak di atas balita - 18 tahun. Disini, rombongan sangat antusias memperhatikan segala sesuatu yang disampaikan pengelola dan seorang penyiarnya yang masih anak-anak itu. Lebih jauh tentang radio anak jogja ini, dapat dilihat di www.radioanakjogja.com.

Seorang pendamping anak dari Karangsambung - Bapak Suranto, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat perlu karena memang sangat relevan dengan keadaan anak-anak dampingannya di Karangsambung. Menurut Suranto, dengan kegiatan kunjungan belajar itu, anak-anak dan para pendampingnya menjadi tahu kelebihan komunitas-komunitas di tempat kunjungan. Implikasinya, di wilayah dampingannya, tidak akan ada lagi 'pembunuhan karakter'. Karena anak akan dibiarkan berkembang sesuai dengan talentanya.

Lebih jauh, Suranto mengatakan, yang kini sedang dirintis berupa buletin informasi seputar anak, bisa segera diwujudkan. Insya Allah, setelah ada pelatihan jurnalistik yang akan diselenggarakan pada sekitar Maret nanti, buletin yang dimaksud bisa terwujud. Insya Allah. Amiiin.













Rabu, 03 Februari 2010

Persiapan UN 2010

Hiruk-pikuk TUC, di Kebumen Beriman sudah tampak sejak lama. Semua stakeholder sekolah berimprovisasi - berlomba - berusaha tuk ikut menyukseskan UN 2010 itu. Pun dengan SMP N 3 Kebumen yang telah menyandang predikat RSBI itu. 

TUC 1 s.d. 3 telah dilakukan SMP 3 Kebumen dengan hasil yang menunjukkan progress yang cukup baik.  Hari ini (Kamis, 4 Februari 2010) adalah hari ke-4 - hari terakhir pelaksanaan TUC ke-4.  Diikuti oleh 317 peserta / siswa SMP N 3 Kebumen dengan 16 ruang TUC. Soal dibuat oleh Primagama - Bimbingan Belajar yang pada 3 tahun lalu juga berkontribusi dengan MKKS SMP - yang "lalai - mengakibatkan soal bocor" dengan saksi (?).  Korektor hasil dan penggandaan soal, diserahkan Primagama. TUC ke-4 ini dilaksanakan pada tingkat Rayon - Kabupaten oleh MKKS SMP Kabupaten Kebumen.

Dalam pelaksanaannya, TUC ke-4 ini memiliki banyak kekurangan. 

Hari pertama TUC, sampul tertulis b. Indonesia,  tetapi berisi soal bahasa Inggris di beberapa ruang.

Lembar jawab yang kurang pada beberapa ruang - bahkan ada seorang pengawas - Pak J. Tarmuji menemukan lembar jawab yang hanya berjumlah 18 - bahkan - ngepasi Pak J. Tarmuji - selama 2 kali ngawasi , menemukan hal yang sama, soal yang kurang - juga tanpa cadangan soal, yang pada gilirannya memaksa panitia untuk lari ke sana kemari tuk foto kopi dan atau mencari kelebihan soal di ruang yang lain.

Kekurangan lain misalnya pada soal matematika - misalnya ada gambar yang tidak jelas - soal no. 4 Paket B - menemukan pecahan dari daerah yang terarsir - tapi gambar tidak ada yang diarsir  - "penggandaan yang kurang bagus," demikian menurut Bapak Soepono, S.Pd. - Ketua Tim Sukses UN 2010 SMP N 3 Kebumen.

 Pada soal b. Inggris, antara Paket A dan B tidak seimbang, misalnya pada Paket Soal A. no. 26 option A dan C sama. Soal ini muncul di no. 25 Paket B.

Masih di b. Inggris, soal no. 13 Paket B dan 14 Paket A, antara option dengan isi dalam bacaan tidak nyambung. Demikian beberapa kekurangan menurut Ibu Sarniyah - salah seorang Guru Bahasa Inggris SMP N 3 Kebumen.

Semoga, pelaksanaan kegiatan-kegiatan semacam ini di lain waktu semakin baik. Amiiin.  Insya Allah.

Selasa, 19 Januari 2010

TUC tahap ke-3

Mulai Senin, 18 Januari 2010 hingga Kamis, 21 Januari 2010, SMP N 3 Kebumen menyelenggarakan TUC (Tes Uji Coba - Soal UN) Tahap III bagi para siswa kelas IX. Jadwal  dan posisi tempat duduk sudah diseting menyerupai UN yang akan digelar pada Minggu IV Maret 2010 nanti. Kegiatan berlangsung dari jam 14.00 -16.00.

Tentu saja, hal ini untuk menyikapi UN yang memang cukup menguras energi para guru - utamanya  guru mapel UN Kelas IX.

Menurut Ibu Dra. CH. Atika Hanung - guru BK di SMP N. 3 Kebumen, TUC ini adalah sebagai salah satu barometer kekuatan pribadi setiap siswa. Sebagai barometer bagi siswa untuk mengukur dirinya sendiri. Oleh karena itu, pada setiap event TUC itu, pesan Ibu Tika pada peserta didik adalah  "TIDAK  NYONTEK - KERJAKAN SAJA SENDIRI !".

"Dunia nyata yang harus dihadapi siswa sekarang adalah hasil UN", begitu ujar Ibu Hanung. "Jika ingin mendapatkan sekolah yang favorit, ingin mendapatkan kelanjutan studi yang bagus, ya hasil UN harus bagus-lah!" tambah Bu Tika - panggilan akrab di SMP N 3 Kebumen.

Lain lagi - tapi sejiwa, menurut Bpk. J. Tarmudji, S.Pd. - salah seorang guru matematika senior di SMP N 3 Kebumen. TUC ini adalah wahana latihan. "Biar tidak kaget saat pelaksanaan ujian yang sesungguhnya nanti, sehingga, diharapkan hasil yang diraih peserta didikpun bisa lebih baik."

Kita doakan saja, harapan dan doa Bu Tika dan Pak Tarmudji itu menjadi kenyataan. Insya Allah. Amiiin.

Minggu, 17 Januari 2010

"Selamat jalan" Ibu . . . .

Sekitar pukul 17.30, P Adman - seorang teman dari Sempor menelpon saya.  Saat itu, kami sedang berada di Sidodadi - Puring, rumah orang tua kami.  Isi telpon itu, sungguh mengejutkan kami. Antara ya dan tidak, P Adman mengabarkan yang didapatnya juga dari teman di Kebumen (Pak Eko dan Ibu Mahmudah?) bahwa Ibu Sri - Ibu dari teman kami di Sitiadi - Puring,  ibu dari P Agus Purwanto - meninggal dunia. INNALILLAHI WA INNAILAIHI ROJI'UN.

Antara percaya dan tidak, kami berjanji untuk mengecek kebenaran berita itu. Kami segera pulang ke Pejagoan dengan rute lewat Sitiadi - Puring.

Jarak Sidodadi - Sitiadi yang sekitar 5 km itu, saya gunakan banyak berbicara dengan istri.

Pun dengan istri saya, antara ya dan tidak, kami terus mengingat - membicarakan peristiwa beberapa hari lalu.
Hari itu - Rabu,  13 Januari 2010 sekitar pukul 16-an, saya dan istri ke PKU Muhammadiyah Gombong. Bezuk Ibu Sri - juga Mas Anto (Ibunda dan adik dari P Agus Purwanto) di Bangsal Salma VIP 3, 4.

Meski sebelumnya kami belum saling kenal, tapi, entahlah. Dengan Ibu Sri kami rasanya sudah begitu dekat.

Diantara rasa sakit yang dideritanya, masih tampak wajah cerah - bersih yang begitu tulus tepancar dari raut wajahnya. Kami justru berbicara seputar anak dan keluarga. Cerita seputar sakit yang diderita Bu Sri justru kami dapat dari putra - putri - keponakan Ibu Sri yang saat itu menungguinya.

Kami sungguh terkejut - sekaligus membenarkan - kabar dari P Adman memang benar adanya. Di perempatan jalan Sitiadi - sekitar rumah Ibu Sri kami lihat bendera putih.  Di sana kami lihat P Agus berdiri.
Kami berhenti. Saya dekati P Agus.

"Siapa?" (maksud saya siapa yang wafat?)
Ternyata P Agus tahu pertanyaan saya yang tidak lengkap itu. "Ibu saya", jawab P Agus.
"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un," ujarku spontan.

..............................................................................................................................................................

Perasaan kami, Insya Allah, Ibu Sri meninggal dalam keadaan khusnul khotimah - menemukan akhir yang baik. Amiiin.

Ibu Sri baru saja pulang menunaikan ibadah haji di tanah suci. Belum 40 hari.

"SELAMAT JALAN IBU.... SEMOGA - INSYA ALLAH - SEGALA AMAL KEBAJIKAN - DITERIMA DI SISI ALLAH.  DAN SEMUA DOSA SAAT DI DUNIA - DIAMPUNI OLEH ALLAH SWT DAN KELUARGA  - SAUDARA YANG DITINGGALKAN MENDAPATKAN KETABAHAN AMIIIN.

Sabtu, 16 Januari 2010

skoliosis

Sungguh, aku sangat terkejut sekaligus terpukul.  Kabar itu sungguh mengagetkanku. Orang yang paling kusayang terkena penyakit skoliosis. Kenyataan itu baru kami ketahui setelah tadi siang, memeriksakan diri ke Puskesmas rujukan dan memaksa untuk dirujuk ke RSU.

Sebelum itu, memang sudah beberapa kali ke Puskesmas. Tetapi, dokter puskesmas selalu mengatakan agar diberi obat dulu dari Puskesmas.

Ya. . .  kami ikuti saja anjuran - perintah - nasihat dokter. di Puskesmas.

Akan tetapi, tadi  kami memaksa untuk dirujuk ke dokter di RSU. Karena sebelumnya juga sedikit kami dengar kalau gejala seperti yang dialami itu bisa disembuhkan di spesialis ortopedi.

Akhir kata, kami masih harus menunggu Senin, 18 Januari 2010 untuk mengetahui hasil periksa rongent. Kami berharap - berdoa - semoga - Insya Allah belum terlambat. Amiiin.

Mungkin terkait skoliosis ada pembaca yang mengalami seperti kami, berikut kami copykan apa - mengapa - dan bagaimana skoliosis itu.


Skoliosis
DEFINISI
Skoliosis adalah kelengkungan tulang belakang yang abnormal ke arah samping, yang dapat terjadi pada segmen servikal (leher), torakal (dada) maupun lumbal (pinggang).

Sekitar 4% dari seluruh anak-anak yang berumur 10-14 tahun mengalami skoliosis; 40-60% diantaranya ditemukan pada anak perempuan.
PENYEBAB
Terdapat 3 penyebab umum dari skoliosis:
  1. Kongenital (bawaan), biasanya berhubungan dengan suatu kelainan dalam pembentukan tulang belakang atau tulang rusuk yang menyatu
  2. Neuromuskuler, pengendalian otot yang buruk atau kelemahan otot atau kelumpuhan akibat penyakit berikut:
    Cerebral palsy
    Distrofi otot
    Polio
    Osteoporosis juvenil
  3. Idiopatik, penyebabnya tidak diketahui.
GEJALA
Gejalanya berupa:
- tulang belakang melengkung secara abnormal ke arah samping
- bahu dan/atau pinggul kiri dan kanan tidak sama tingginya
- nyeri punggung
- kelelahan pada tulang belakang setelah duduk atau berdiri lama
- skoliosis yang berat (dengan kelengkungan yang lebih besar dari 60?) bisa menyebabkan gangguan pernafasan.

Kebanyakan pada punggung bagian atas, tulang belakang membengkok ke kanan dan pada punggung bagian bawah, tulang belakang membengkok ke kiri; sehingga bahu kanan lebih tinggi dari bahu kiri. Pinggul kanan juga mungkin lebih tinggi dari pinggul kiri.
DIAGNOSA
Pada pemeriksaan fisik penderita biasanya diminta untuk membungkuk ke depan sehingga pemeriksa dapat menentukan kelengkungan yang terjadi. Pemeriksaan neurologis (saraf) dilakukan untuk menilai kekuatan, sensasi atau refleks.

Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:

·   Rontgen tulang belakang
·   Pengukuran dengan skoliometer (alat untuk mengukur kelengkungan tulang belakang)
·   MRI (jika ditemukan kelainan saraf atau kelainan pada rontgen). 
PENGOBATAN
Pengobatan yang dilakukan tergantung kepada penyebab, derajat dan lokasi kelengkungan serta stadium pertumbuhan tulang.
Jika kelengkungan kurang dari 20?, biasanya tidak perlu dilakukan pengobatan, tetapi penderita harus menjalani pemeriksaan secara teratur setiap 6 bulan.

Pada anak-anak yang masih tumbuh, kelengkungan biasanya bertambah sampai 25-30?, karena itu biasanya dianjurkan untuk menggunakan brace (alat penyangga) untuk membantu memperlambat progresivitas kelengkungan tulang belakang. Brace dari Milwaukee & Bostonefektif dalam mengendalikan progresivitas skoliosis, tetapi harus dipasang selama 23 jam/hari sampai masa pertumbuhan anak berhenti.
Brace tidak efektif digunakan pada skoliosis kongenital maupun neuromuskuler.

Jika kelengkungan mencapai 40? atau lebih, biasanya dilakukan pembedahan.
Pada pembedahan dilakukan perbaikan kelengkungan dan peleburan tulang-tulang. Tulang dipertahankan pada tempatnya dengan bantuan 1-2 alat logam yang terpasang sampai tulang pulih (kurang dari 20 tahun).
Sesudah dilakukan pembedahan mungkin perlu dipasang brace untuk menstabilkan tulang belakang.

Kadang diberikan perangsangan elektrospinal, dimana otot tulang belakang dirangsang dengan arus listrik rendah untuk meluruskan tulang belakang.


PROGNOSIS

Prognosis tergantung kepada penyebab, lokasi dan beratnya kelengkungan.
Semakin besar kelengkungan skoliosis, semakin tinggi resiko terjadinya progresivitas sesudah masa pertumbuhan anak berlalu.

Skoliosis ringan yang hanya diatasi dengan brace memiliki prognosis yang baik dan cenderung tidak menimbulkan masalah jangka panjang selain kemungkinan timbulnya sakit punggung pada saat usia penderita semakin bertambah. Penderita skoliosis idiopatik yang menjalani pembedahan juga memiliki prognosis yang baik dan bisa hidup secara aktif dan sehat.

Penderita skoliosis neuromuskuler selalu memiliki penyakit lainnya yang serius (misalnya cerebral palsy atau distrofi otot). Karena itu tujuan dari pembedahan biasanya adalah memungkinkan anak bisa duduk tegak pada kursi roda.

Bayi yang menderita skoliosis kongenital memiliki sejumlah kelainan bentuk yang mendasarinya, sehingga penanganannyapun tidak mudah dan perlu dilakukan beberapa kali pembedahan. 


Selasa, 12 Januari 2010

Pengayaan Buku UN 2010

Untuk lebih meningkatkan prestasi nilai UN 2010, SMP Negeri 3 Kebumen terus berusaha untuk berimprovisasi dengan mengadakan buku-buku penunjang UN 2010.

Pada 26 Desember 2009 misalnya, SMP Negeri 3 Kebumen mendatangkan buku-buku pengayaan UN seperti : Matematika, Bahasa Inggris, IPA, TIK, Olimpiade Matematika, Master Fisika, dan Latihan UN dengan total jumlah 959 buah buku.

Menurut kontributor wahyudimenik, Wiji Pamungkas, yang juga pustakawan SMP N 3 Kebumen, pengadaan buku-buku tersebut bekerjasama dengan Perusda Percetakan Semarang dan beberapa penerbit buku yang pernah/telah berkontribusi dengan Sekolah. Semua anggaran buku tersebut bersumber dari alokasi dana Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009 pada poin "bantuan pengadaan buku teks pelajaran dan bantuan pengadaan buku Perpustakaan bagi SMP RSBI di Jawa Tengah".

Tentu saja, seluruh steakholder sekolah berharap, pada TP 2009/2010 ini SMP Negeri 3 Kebumen akan memperoleh peringkat lebih baik daripada tahun sebelumnya.  Amiiin.  Insya Allah. Kita doakan saja.

Minggu, 10 Januari 2010

pijat oleh bocah

Senin, 11 Januari 2010.
Saat mengikuti upacara rutin - penaikan bendera di sekolah - kepala pusing, badan terasa sakit. Saat selesai pengibaran bendera, saya mundur. Masuk kelas - istirahat - duduk. Sungguh, seluruh tubuh terasa tidak nyaman. SAKIT.

Jam 08.30, KBM kembali berjalan seperti sedia kala. Per jam 35 menit-an.

Usai KBM, setelah istirahat, - singkat kata, saya pulang. Kusampaikan perihal keadaanku pada istriku.  Tak lupa, kutelpon Ibu Dra. Atika Hanung CH, agar jam lesku nanti sore ditiadakan.

Omong punya omong dengan Istriku, konon, di MI Maarif - Pejagoan, dekat rumah kami, ada seorang bocah yang "pandai memijat". Langsung saja kuterima usul Istriku tuk "menyembuhkanku" dengan pijatan "si bocah itu".

Sekitar jam 12 an, Istriku datang bersama bocah di maksud. Yanti namanya. Seorang bocah yatim piatu dari desa Karangpoh, kecamatan Kebumen. Dia baru kelas V MI Maarif Pejagoan. Saat itu, Yanti baru pulang sekolah. Langsung saja, saya menempatkan diri untuk dipijat. Sentuhan demi sentuhan oleh jemari kecilnya, terus dilakukan di punggung, di telapak kaki, di telapak tanganku. Sekitar 15 - 20 menit selesai.

Ajaib, tubuhku berangsur membaik. Penglihatankupun terasa lebih terang. Tidak pusing lagi. Tubuhku tidak lagi sakit. Alhamdulillah.

Saat pijatan-pijatan kecil itu, kuingat UUPA dan KHA , yang juga kami pernah ikut serta tuk menyosialisasikan di beberapa komunitas. BENARKAH sikap dan tindakanku ini?

Salah satu poin penting yang kuingat - dari sosialisasi oleh BPPKB Kab. Kebumen, adalah "mereka (anak ) boleh bekerja pada jenis pekerjaan yang tidak membahayakan kesehatan, keselamatan, dan moral anak."

Poin lain adalah
- tidak berbahaya bagi kesehatan dan perkembangan anak
- tidak mengganggu kehadiran anak di sekolah

ALHAMDULILLAH. Kini, saya jauh lebih baik  Moga - Insya Allah - juga untuk seterusnya.  Amiiin.

Sabtu, 09 Januari 2010

bedah skl un

Pada Sabtu, 2 Januari 2010, MKKS SMP Kab. Kebumen bekerjasama dengan BSNP, menyelenggarakan bedah SKL UN 2010. Bedah SKL itu dilaksanakan di 4 SMP dalam kota. Bedah SKL Bahasa Indonesia di SMP N 1 Kebumen. Diikuti oleh 84 peserta dari SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Kebumen. SKL Matematika di SMP Negeri 3 Kebumen. SKL IPA di SMP Negeri 5 Kebumen.. SKL Bahasa Inggris di SMP Negeri 7 Kebumen.

Kegiatan itu cukup menarik, karena sudah beberapa tahun terakhir, Kab. Kebumen selalu menempati peringkat terakhir dalam perolehan nilai UN. Para peserta di setiap kegiatan antusias mengikuti kegiatan tersebut hingga akhir.

Motivasi diberikan oleh para penyaji dari "BSNP" untuk kita - guru menyiapkan para siswanya lebih baik. Pun dengan kiat dan teknik yang seharusnya diperbuat oleh guru dan siswa dalam menghadapi UN tersebut.

Terakhir, diberikan beberapa contoh soal dan pembahasan soal UN Thn 2010 yang masih sangat mungkin untuk dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kemampuan masing-masing sekolah.

Semoga, dengan usaha tersebut, Kebumen dapat memperbaiki peringkat dalam perolehan hasil UN tahun ini. Amiiin.

Selasa, 05 Januari 2010

pergelaran seni dan budaya

Sejak Senin,  4 Januari 2010 s.d. Kamis,  7 Januari 2010 SMP Negeri 3 Kebumen menyelenggarakan Pergelaran Seni dan Budaya yang merupakan kegiatan rutin tahunan bagi siswa kelas IX. Kegiatan tersebut merupakan implementasi kegiatan pembelajaran yang diperoleh siswa sejak sm 1 kelas VII s.d semester 5 kelas IX.

Banyak kreasi dan improvisasi yang diperlihatkan oleh para siswa kelas IX. itu. Diantara kreasi itu antara lain "GO (grand opening - tari kipas), ansambel, drama, band, tarian tradisional, musikalisasi puisi, fashion show, dan drama," demikian kata salah seorang peserta pergelaran seni itu - Winda Damar A. kelas IX H.

"Tujuan dari kegiatan pergelaran seni itu antara lain menjadikan siswa lebih kreatif di masyarakat, menberikan motivasi kepada siswa di hadapan siswa yang lain, mengembangkan kemandirian siswa, dan melatih kerjasama antar siswa," ujar Farida Sugiarti," siswa kelas IX H yang juga ketua pergelaran kelas IX H.

Beda lagi menurut Ibu Sunhajiah , S.Ag., menurut beliau kegiatan seni dan budaya itu bisa menjadikan anak yang bertugas menjadi lebih berani berkreasi.

"Pendek kata, banyak manfaat yang dapat diperoleh baik oleh peserta maupun adik - adik kelas VII dan VIII", ujar Bapak Drs. H. Bambang Widadi dan Hj. Sumarni - Guru Pembimbing Seni Budaya SMP Negeri 3 Kebumen.

Kamis, 31 Desember 2009

Family Gathering SMP N 3 Kebumen

Pada Rabu, 30 Desember 2009; Keluarga Besar SMP Negeri 3 Kebumen berkesempatan melaksanakan rekreasi keluarga yang oleh panitianya disebut sebagai "Family Gathering." Rekreasi keluarga itu diikuti oleh guru, karyawan, dan pengurus komite sekolah SMP N 3 Kebumen. Jumlah peserta sebanyak 180 orang terdiri dari 124 peserta dewasa dan 56 peserta anak. Berangkat dari halaman SMP N 3 Kebumen jam 08.00.

Kegiatan rekreasi tersebut didasari pada asumsi bahwa guru, karyawan, dan pengurus komite perlu refreshing melupakan sejenak rutinitas keseharian yang selalu padat. 

Anggaran kegiatan rekreasi diambilkan dari pos tabungan keluarga / guru karyawan yang menghabiskan dana sebesar 20 juta-an dengan rincian penggunaan sebagai berikut : Transportasi (3 bus Selera Masa- Gombong @ 2,1 juta), uang saku @ Rp 50 ribu x 65. Uang  saku dari Koperasi GUYUB sebesar 100 ribu.

Rekreasi dilaksanakan di OWABONG Purbalingga dan TELUK PENYU / BENTENG PENDEM - Cilacap.

Senang dengan indikasi raut-raut senyum tampak dari para peserta. Peserta yang rata-rata membawa anak/cucunya, menampakkan wajah yang gembira. Waktu yang hanya 1 hari itu tersa begitu singkatnya.

Jam 21.40, bus Selera Masa yang mebawa rombongan tiba kembali di SMP Negeri 3 Kebumen. 

Ah..... alhamdulillah.