Untuk lebih meningkatkan prestasi nilai UN 2010, SMP Negeri 3 Kebumen terus berusaha untuk berimprovisasi dengan mengadakan buku-buku penunjang UN 2010.
Pada 26 Desember 2009 misalnya, SMP Negeri 3 Kebumen mendatangkan buku-buku pengayaan UN seperti : Matematika, Bahasa Inggris, IPA, TIK, Olimpiade Matematika, Master Fisika, dan Latihan UN dengan total jumlah 959 buah buku.
Menurut kontributor wahyudimenik, Wiji Pamungkas, yang juga pustakawan SMP N 3 Kebumen, pengadaan buku-buku tersebut bekerjasama dengan Perusda Percetakan Semarang dan beberapa penerbit buku yang pernah/telah berkontribusi dengan Sekolah. Semua anggaran buku tersebut bersumber dari alokasi dana Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009 pada poin "bantuan pengadaan buku teks pelajaran dan bantuan pengadaan buku Perpustakaan bagi SMP RSBI di Jawa Tengah".
Tentu saja, seluruh steakholder sekolah berharap, pada TP 2009/2010 ini SMP Negeri 3 Kebumen akan memperoleh peringkat lebih baik daripada tahun sebelumnya. Amiiin. Insya Allah. Kita doakan saja.
kucoba meraba dan menyentuh, tuk berkenalan dengan dunia baru di peradaban yang serba baru juga. kucoba tuk berbagi pengalaman yang kuharap ada gunanya, setidaknya bagi diriku sendiri.
Selasa, 12 Januari 2010
Minggu, 10 Januari 2010
pijat oleh bocah
Senin, 11 Januari 2010.
Saat mengikuti upacara rutin - penaikan bendera di sekolah - kepala pusing, badan terasa sakit. Saat selesai pengibaran bendera, saya mundur. Masuk kelas - istirahat - duduk. Sungguh, seluruh tubuh terasa tidak nyaman. SAKIT.
Jam 08.30, KBM kembali berjalan seperti sedia kala. Per jam 35 menit-an.
Usai KBM, setelah istirahat, - singkat kata, saya pulang. Kusampaikan perihal keadaanku pada istriku. Tak lupa, kutelpon Ibu Dra. Atika Hanung CH, agar jam lesku nanti sore ditiadakan.
Omong punya omong dengan Istriku, konon, di MI Maarif - Pejagoan, dekat rumah kami, ada seorang bocah yang "pandai memijat". Langsung saja kuterima usul Istriku tuk "menyembuhkanku" dengan pijatan "si bocah itu".
Sekitar jam 12 an, Istriku datang bersama bocah di maksud. Yanti namanya. Seorang bocah yatim piatu dari desa Karangpoh, kecamatan Kebumen. Dia baru kelas V MI Maarif Pejagoan. Saat itu, Yanti baru pulang sekolah. Langsung saja, saya menempatkan diri untuk dipijat. Sentuhan demi sentuhan oleh jemari kecilnya, terus dilakukan di punggung, di telapak kaki, di telapak tanganku. Sekitar 15 - 20 menit selesai.
Ajaib, tubuhku berangsur membaik. Penglihatankupun terasa lebih terang. Tidak pusing lagi. Tubuhku tidak lagi sakit. Alhamdulillah.
Saat pijatan-pijatan kecil itu, kuingat UUPA dan KHA , yang juga kami pernah ikut serta tuk menyosialisasikan di beberapa komunitas. BENARKAH sikap dan tindakanku ini?
Salah satu poin penting yang kuingat - dari sosialisasi oleh BPPKB Kab. Kebumen, adalah "mereka (anak ) boleh bekerja pada jenis pekerjaan yang tidak membahayakan kesehatan, keselamatan, dan moral anak."
Poin lain adalah
- tidak berbahaya bagi kesehatan dan perkembangan anak
- tidak mengganggu kehadiran anak di sekolah
ALHAMDULILLAH. Kini, saya jauh lebih baik Moga - Insya Allah - juga untuk seterusnya. Amiiin.
Saat mengikuti upacara rutin - penaikan bendera di sekolah - kepala pusing, badan terasa sakit. Saat selesai pengibaran bendera, saya mundur. Masuk kelas - istirahat - duduk. Sungguh, seluruh tubuh terasa tidak nyaman. SAKIT.
Jam 08.30, KBM kembali berjalan seperti sedia kala. Per jam 35 menit-an.
Usai KBM, setelah istirahat, - singkat kata, saya pulang. Kusampaikan perihal keadaanku pada istriku. Tak lupa, kutelpon Ibu Dra. Atika Hanung CH, agar jam lesku nanti sore ditiadakan.
Omong punya omong dengan Istriku, konon, di MI Maarif - Pejagoan, dekat rumah kami, ada seorang bocah yang "pandai memijat". Langsung saja kuterima usul Istriku tuk "menyembuhkanku" dengan pijatan "si bocah itu".
Sekitar jam 12 an, Istriku datang bersama bocah di maksud. Yanti namanya. Seorang bocah yatim piatu dari desa Karangpoh, kecamatan Kebumen. Dia baru kelas V MI Maarif Pejagoan. Saat itu, Yanti baru pulang sekolah. Langsung saja, saya menempatkan diri untuk dipijat. Sentuhan demi sentuhan oleh jemari kecilnya, terus dilakukan di punggung, di telapak kaki, di telapak tanganku. Sekitar 15 - 20 menit selesai.
Ajaib, tubuhku berangsur membaik. Penglihatankupun terasa lebih terang. Tidak pusing lagi. Tubuhku tidak lagi sakit. Alhamdulillah.
Saat pijatan-pijatan kecil itu, kuingat UUPA dan KHA , yang juga kami pernah ikut serta tuk menyosialisasikan di beberapa komunitas. BENARKAH sikap dan tindakanku ini?
Salah satu poin penting yang kuingat - dari sosialisasi oleh BPPKB Kab. Kebumen, adalah "mereka (anak ) boleh bekerja pada jenis pekerjaan yang tidak membahayakan kesehatan, keselamatan, dan moral anak."
Poin lain adalah
- tidak berbahaya bagi kesehatan dan perkembangan anak
- tidak mengganggu kehadiran anak di sekolah
ALHAMDULILLAH. Kini, saya jauh lebih baik Moga - Insya Allah - juga untuk seterusnya. Amiiin.
Sabtu, 09 Januari 2010
ingat kata mutiara sang guru JDP
- Jangan Kamu pernah merasa pintar, tapi jadilah kamu orang yang pintar
- Jangan kamu menjadi bodoh, tapi kamu harus merasa bodoh
puisi untuk anakku
Anakku . . . .
Sejak kehadiranmu - kelahiranmu
Diriku terasa lengkap
Aku bahagia
Dita Ikasari
Kini telah remaja - 17 tahun 10 bulan
Kelas XII SMA 1 Kebumen - IPS
Monika Tarania
Kini telah beranjak remaja
"Remaja tanggung" kata Monika
11 tahun 6 bulan - kelas VI SD Bunirejo 5 Kebumen
Adelia Feodora - 2 tahun 5 bulan
Kini telah menjadi anak-anak yang imut
Kami senang - bangga - bahagia ANAKKU
Kami berharap - berdoa
Setiap saat - sepanjang waktu
Kini - kelak . . .
KAU akan menjadi orang - orang yang membanggakan
Mampu membuat orang tua - kerabat - dan orang - orang di sekitarmu
BERBAHAGIA - SEKALIGUS BERBANGGA.
Insya Allah. Amiiin..
Sejak kehadiranmu - kelahiranmu
Diriku terasa lengkap
Aku bahagia
Dita Ikasari
Kini telah remaja - 17 tahun 10 bulan
Kelas XII SMA 1 Kebumen - IPS
Monika Tarania
Kini telah beranjak remaja
"Remaja tanggung" kata Monika
11 tahun 6 bulan - kelas VI SD Bunirejo 5 Kebumen
Adelia Feodora - 2 tahun 5 bulan
Kini telah menjadi anak-anak yang imut
Kami senang - bangga - bahagia ANAKKU
Kami berharap - berdoa
Setiap saat - sepanjang waktu
Kini - kelak . . .
KAU akan menjadi orang - orang yang membanggakan
Mampu membuat orang tua - kerabat - dan orang - orang di sekitarmu
BERBAHAGIA - SEKALIGUS BERBANGGA.
Insya Allah. Amiiin..
Langganan:
Postingan (Atom)