Selasa, 19 Januari 2010

TUC tahap ke-3

Mulai Senin, 18 Januari 2010 hingga Kamis, 21 Januari 2010, SMP N 3 Kebumen menyelenggarakan TUC (Tes Uji Coba - Soal UN) Tahap III bagi para siswa kelas IX. Jadwal  dan posisi tempat duduk sudah diseting menyerupai UN yang akan digelar pada Minggu IV Maret 2010 nanti. Kegiatan berlangsung dari jam 14.00 -16.00.

Tentu saja, hal ini untuk menyikapi UN yang memang cukup menguras energi para guru - utamanya  guru mapel UN Kelas IX.

Menurut Ibu Dra. CH. Atika Hanung - guru BK di SMP N. 3 Kebumen, TUC ini adalah sebagai salah satu barometer kekuatan pribadi setiap siswa. Sebagai barometer bagi siswa untuk mengukur dirinya sendiri. Oleh karena itu, pada setiap event TUC itu, pesan Ibu Tika pada peserta didik adalah  "TIDAK  NYONTEK - KERJAKAN SAJA SENDIRI !".

"Dunia nyata yang harus dihadapi siswa sekarang adalah hasil UN", begitu ujar Ibu Hanung. "Jika ingin mendapatkan sekolah yang favorit, ingin mendapatkan kelanjutan studi yang bagus, ya hasil UN harus bagus-lah!" tambah Bu Tika - panggilan akrab di SMP N 3 Kebumen.

Lain lagi - tapi sejiwa, menurut Bpk. J. Tarmudji, S.Pd. - salah seorang guru matematika senior di SMP N 3 Kebumen. TUC ini adalah wahana latihan. "Biar tidak kaget saat pelaksanaan ujian yang sesungguhnya nanti, sehingga, diharapkan hasil yang diraih peserta didikpun bisa lebih baik."

Kita doakan saja, harapan dan doa Bu Tika dan Pak Tarmudji itu menjadi kenyataan. Insya Allah. Amiiin.

Minggu, 17 Januari 2010

pendalaman 5 SKL soal UN tahun 2009

Lima (5) soal yang masih rendah daya serapnya, yakni soal yang berkaitan dengan: (1) menentukan gagasan utama dalam tajuk, (2) menentukan watak tokoh dalam novel, (3) menentukan informasi yang bertentangan, (4) menentukan perbaikan kalimat yang sumbang dalam paragraf, dan (5) menentukan konflik dalam kutipan cerpen. (MGMP BHS INDONESIA SMP Kab. Kendal - 24/3/2009)



(1)       Menentukan gagasan utama dalam tajuk:


Bacalah kutipan tajuk berikut dengan saksama, kemudian kerjakan soal nomor 1!
Pengusaha Jepang sudah lima kali berencana berinvestasi ke Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, rencana pengusaha Jepang untuk menanamkan modalnya di Indonesia mencapai 20 miliar dollar AS. Akan tetapi hingga saat ini tidak ada satu pun yang terealisasi.
Sekarang bukan saatnya lagi untuk berbangga diri dengan segala hal yang berkaitan dengan seremoni. Investasi jangan diukur dari seremoninya, tetapi dari berapa lama dana benar-benar ditanamkan.
Sebenarnya, pengusaha asing bukan tidak ingin menanamkan modalnya di Indonesia. Hanya saja, mereka lelah karena iklim usaha yang sehat tidak pernah terpenuhi. Di dunia yang makin terbuka, pilihan untuk melakukan investasi begitu lebar. Jika Indonesia tidak mampu mempercantik diri, mereka segera berpindah ke negara lain.
Tantangan itu kini berada di tangan kita, bukan pengusaha asing yang mau menanamkan modalnya di sini. Mampukah kita segera bertindak memperbaiki diri? Tanpa itu, lupakan semua janji investasi yang akan kita dapatkan.

1.   Gagasan utama tajuk tersebut adalah …
A.   Pengusaha Jepang sudah lima kali investasi di Indonesia.
B.   Sekarang bukan saatnya lagi berbangga diri dengan segala seremoni.
C.   Pengusaha asing merasa lelah karena iklim usaha yang sehat tidak terpenuhi.
D.   Investasi jangan diukur dari seremoninya, tetapi berapa lama dana akan ditanam.

Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal nomor 2 dan 3!
Hal inilah yang mengganggu ketenteraman jiwa kawanku ketika surat Mathias yang diterimanya menyatakan bahwa korabn yang sleanjutnya adalah dari kawanku sendiri. Ia terlalu banyak tahu tentang dosa-dosa Mathias. Setiap malam kawanku itu menanti kedatangan Mathias, dengan memikirkan cara menghadapi Mathias.
Sampailah akhirnya peristiwa itu. Mathia datang pada suatu malam, ketika hujan rintik-rintik dan kawanku itu menantinya. Suatu hal yang tak terduga Mathius, ialah ketika kawanku itu menyerahkan dirinya bulat-bulat untuk dia bunuh. Menerima hal yang tidak terduga ini, Mathias bersujud di kaki kawanku itu, menangis dan meminta ampun dan rela untuk diperlakukan apa saja.

2.   Konflik kutipan cerpen tersebut adalah ….
A.    surat Mathias yang mengabarkan korban selanjutnya
B.    penantian Mathias pada malam hari
C.    kedatangan Mathias ketika hujan rintik-rintik
D.    penyerahan diri kawanku pada Mathias

3.  Watak kawanku dalam cerita tersebut adalah ….
  1. peduli                                       C.  tabah
  2. cerdik                                       D.  santun
Penanganan masalah penyalahgunaan narkoba tidak dilakukan dengan tuntas. Banyak peristiwa narkoba yang hilang begitu saja tanpa diketahui proses hukum berikutnya. Satu peristiwa yang mengoyak hati masyarakat adalah vonis 20 tahun penjara terhadap terdakwa pemilik hampir 1 ton narkoba yang ditemukan di Teluk Naga. Semestinya vonis yang dijatuhkan kepada pemilik pabrik narkoba tersebut adalah hukuman mati atau seumur hidup.

4.  Informasi yang bertentangan pada kutipan teks berita tersebut adalah …
     A.  Seharusnya vonis hukuman mati atau seumur hidup, kenyataannya lebih ringan  
           dari itu.
     B.  Vonis pemilik hampir 1 ton narkoba adalah hukuman mati atau seumur hidup.
     C.   Banyak peristiwa narkoba yang hilang begitu saja, tanpa proses hukum yang jelas.
     D.  Peredaran gelap narkoba tidak ditangani secara serius sehingga mengoyak hati
           masyarakat.

Banyak upaya dilakukan untuk memadamkan api. Para petugas pemadam kebakaran merobohkan rumah-rumah yang tidak terbakar di jalur api guna menghentikan penyebaran api. Hal itu tidak disukai oleh para penghuni yang rumahnya tidak tersentuh api. Banyak di antara mereka yang bahkan tidak menyadari bahwa rumah mereka sedang berada dalam bahaya.

5. Perbaikan yang tepat terhadap kalimat yang dicetak miring adalah …
  1. Banyak di antara mereka yang tidak sadar bahwa rumah mereka sedang berada dalam bahaya.
  2. Di antara mereka banyak yang tidak menyadari bahkan rumah mereka sedang berada dalam bahaya.
  3. Bahkan banyak di antara mereka yang tidak menyadari bahwa rumah mereka berada dalam bahaya.
      D.  Mereka tidak sadar bahwa rumah mereka berada dalam bahaya.

Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal nomor 6!
Hal inilah yang mengganggu ketenteraman jiwa kawanku ketika surat Mathias yang diterimanya menyatakan bahwa korabn yang sleanjutnya adalah dari kawanku sendiri. Ia terlalu banyak tahu tentang dosa-dosa Mathias. Setiap malam kawanku itu menanti kedatangan Mathias, dengan memikirkan cara menghadapi Mathias.
Sampailah akhirnya peristiwa itu. Mathia datang pada suatu malam, ketika hujan rintik-rintik dan kawanku itu menantinya. Suatu hal yang tak terduga Mathius, ialah ketika kawanku itu menyerahkan dirinya bulat-bulat untuk dia bunuh. Menerima hal yang tidak terduga ini, Mathias bersujud di kaki kawanku itu, menangis dan meminta ampun dan rela untuk diperlakukan apa saja.
6.   Konflik kutipan cerpen tersebut adalah ….
  1. surat Mathias yang mengabarkan korban selanjutnya
  2. penantian Mathias pada malam hari
  3. kedatangan Mathias ketika hujan rintik-rintik
D.  penyerahan diri kawanku pada Mathias

oooo0oooo

"Selamat jalan" Ibu . . . .

Sekitar pukul 17.30, P Adman - seorang teman dari Sempor menelpon saya.  Saat itu, kami sedang berada di Sidodadi - Puring, rumah orang tua kami.  Isi telpon itu, sungguh mengejutkan kami. Antara ya dan tidak, P Adman mengabarkan yang didapatnya juga dari teman di Kebumen (Pak Eko dan Ibu Mahmudah?) bahwa Ibu Sri - Ibu dari teman kami di Sitiadi - Puring,  ibu dari P Agus Purwanto - meninggal dunia. INNALILLAHI WA INNAILAIHI ROJI'UN.

Antara percaya dan tidak, kami berjanji untuk mengecek kebenaran berita itu. Kami segera pulang ke Pejagoan dengan rute lewat Sitiadi - Puring.

Jarak Sidodadi - Sitiadi yang sekitar 5 km itu, saya gunakan banyak berbicara dengan istri.

Pun dengan istri saya, antara ya dan tidak, kami terus mengingat - membicarakan peristiwa beberapa hari lalu.
Hari itu - Rabu,  13 Januari 2010 sekitar pukul 16-an, saya dan istri ke PKU Muhammadiyah Gombong. Bezuk Ibu Sri - juga Mas Anto (Ibunda dan adik dari P Agus Purwanto) di Bangsal Salma VIP 3, 4.

Meski sebelumnya kami belum saling kenal, tapi, entahlah. Dengan Ibu Sri kami rasanya sudah begitu dekat.

Diantara rasa sakit yang dideritanya, masih tampak wajah cerah - bersih yang begitu tulus tepancar dari raut wajahnya. Kami justru berbicara seputar anak dan keluarga. Cerita seputar sakit yang diderita Bu Sri justru kami dapat dari putra - putri - keponakan Ibu Sri yang saat itu menungguinya.

Kami sungguh terkejut - sekaligus membenarkan - kabar dari P Adman memang benar adanya. Di perempatan jalan Sitiadi - sekitar rumah Ibu Sri kami lihat bendera putih.  Di sana kami lihat P Agus berdiri.
Kami berhenti. Saya dekati P Agus.

"Siapa?" (maksud saya siapa yang wafat?)
Ternyata P Agus tahu pertanyaan saya yang tidak lengkap itu. "Ibu saya", jawab P Agus.
"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un," ujarku spontan.

..............................................................................................................................................................

Perasaan kami, Insya Allah, Ibu Sri meninggal dalam keadaan khusnul khotimah - menemukan akhir yang baik. Amiiin.

Ibu Sri baru saja pulang menunaikan ibadah haji di tanah suci. Belum 40 hari.

"SELAMAT JALAN IBU.... SEMOGA - INSYA ALLAH - SEGALA AMAL KEBAJIKAN - DITERIMA DI SISI ALLAH.  DAN SEMUA DOSA SAAT DI DUNIA - DIAMPUNI OLEH ALLAH SWT DAN KELUARGA  - SAUDARA YANG DITINGGALKAN MENDAPATKAN KETABAHAN AMIIIN.

Sabtu, 16 Januari 2010

skoliosis

Sungguh, aku sangat terkejut sekaligus terpukul.  Kabar itu sungguh mengagetkanku. Orang yang paling kusayang terkena penyakit skoliosis. Kenyataan itu baru kami ketahui setelah tadi siang, memeriksakan diri ke Puskesmas rujukan dan memaksa untuk dirujuk ke RSU.

Sebelum itu, memang sudah beberapa kali ke Puskesmas. Tetapi, dokter puskesmas selalu mengatakan agar diberi obat dulu dari Puskesmas.

Ya. . .  kami ikuti saja anjuran - perintah - nasihat dokter. di Puskesmas.

Akan tetapi, tadi  kami memaksa untuk dirujuk ke dokter di RSU. Karena sebelumnya juga sedikit kami dengar kalau gejala seperti yang dialami itu bisa disembuhkan di spesialis ortopedi.

Akhir kata, kami masih harus menunggu Senin, 18 Januari 2010 untuk mengetahui hasil periksa rongent. Kami berharap - berdoa - semoga - Insya Allah belum terlambat. Amiiin.

Mungkin terkait skoliosis ada pembaca yang mengalami seperti kami, berikut kami copykan apa - mengapa - dan bagaimana skoliosis itu.


Skoliosis
DEFINISI
Skoliosis adalah kelengkungan tulang belakang yang abnormal ke arah samping, yang dapat terjadi pada segmen servikal (leher), torakal (dada) maupun lumbal (pinggang).

Sekitar 4% dari seluruh anak-anak yang berumur 10-14 tahun mengalami skoliosis; 40-60% diantaranya ditemukan pada anak perempuan.
PENYEBAB
Terdapat 3 penyebab umum dari skoliosis:
  1. Kongenital (bawaan), biasanya berhubungan dengan suatu kelainan dalam pembentukan tulang belakang atau tulang rusuk yang menyatu
  2. Neuromuskuler, pengendalian otot yang buruk atau kelemahan otot atau kelumpuhan akibat penyakit berikut:
    - Cerebral palsy
    - Distrofi otot
    - Polio
    - Osteoporosis juvenil
  3. Idiopatik, penyebabnya tidak diketahui.
GEJALA
Gejalanya berupa:
- tulang belakang melengkung secara abnormal ke arah samping
- bahu dan/atau pinggul kiri dan kanan tidak sama tingginya
- nyeri punggung
- kelelahan pada tulang belakang setelah duduk atau berdiri lama
- skoliosis yang berat (dengan kelengkungan yang lebih besar dari 60?) bisa menyebabkan gangguan pernafasan.

Kebanyakan pada punggung bagian atas, tulang belakang membengkok ke kanan dan pada punggung bagian bawah, tulang belakang membengkok ke kiri; sehingga bahu kanan lebih tinggi dari bahu kiri. Pinggul kanan juga mungkin lebih tinggi dari pinggul kiri.
DIAGNOSA
Pada pemeriksaan fisik penderita biasanya diminta untuk membungkuk ke depan sehingga pemeriksa dapat menentukan kelengkungan yang terjadi. Pemeriksaan neurologis (saraf) dilakukan untuk menilai kekuatan, sensasi atau refleks.

Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:

·   Rontgen tulang belakang
·   Pengukuran dengan skoliometer (alat untuk mengukur kelengkungan tulang belakang)
·   MRI (jika ditemukan kelainan saraf atau kelainan pada rontgen). 
PENGOBATAN
Pengobatan yang dilakukan tergantung kepada penyebab, derajat dan lokasi kelengkungan serta stadium pertumbuhan tulang.
Jika kelengkungan kurang dari 20?, biasanya tidak perlu dilakukan pengobatan, tetapi penderita harus menjalani pemeriksaan secara teratur setiap 6 bulan.

Pada anak-anak yang masih tumbuh, kelengkungan biasanya bertambah sampai 25-30?, karena itu biasanya dianjurkan untuk menggunakan brace (alat penyangga) untuk membantu memperlambat progresivitas kelengkungan tulang belakang. Brace dari Milwaukee & Bostonefektif dalam mengendalikan progresivitas skoliosis, tetapi harus dipasang selama 23 jam/hari sampai masa pertumbuhan anak berhenti.
Brace tidak efektif digunakan pada skoliosis kongenital maupun neuromuskuler.

Jika kelengkungan mencapai 40? atau lebih, biasanya dilakukan pembedahan.
Pada pembedahan dilakukan perbaikan kelengkungan dan peleburan tulang-tulang. Tulang dipertahankan pada tempatnya dengan bantuan 1-2 alat logam yang terpasang sampai tulang pulih (kurang dari 20 tahun).
Sesudah dilakukan pembedahan mungkin perlu dipasang brace untuk menstabilkan tulang belakang.

Kadang diberikan perangsangan elektrospinal, dimana otot tulang belakang dirangsang dengan arus listrik rendah untuk meluruskan tulang belakang.


PROGNOSIS

Prognosis tergantung kepada penyebab, lokasi dan beratnya kelengkungan.
Semakin besar kelengkungan skoliosis, semakin tinggi resiko terjadinya progresivitas sesudah masa pertumbuhan anak berlalu.

Skoliosis ringan yang hanya diatasi dengan brace memiliki prognosis yang baik dan cenderung tidak menimbulkan masalah jangka panjang selain kemungkinan timbulnya sakit punggung pada saat usia penderita semakin bertambah. Penderita skoliosis idiopatik yang menjalani pembedahan juga memiliki prognosis yang baik dan bisa hidup secara aktif dan sehat.

Penderita skoliosis neuromuskuler selalu memiliki penyakit lainnya yang serius (misalnya cerebral palsy atau distrofi otot). Karena itu tujuan dari pembedahan biasanya adalah memungkinkan anak bisa duduk tegak pada kursi roda.

Bayi yang menderita skoliosis kongenital memiliki sejumlah kelainan bentuk yang mendasarinya, sehingga penanganannyapun tidak mudah dan perlu dilakukan beberapa kali pembedahan.